Menkeu Purbaya: Batas Defisit 3 Persen Harga Mati, Fokus Optimalkan Investasi

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tegaskan batas defisit APBN tetap 3 persen. Pemerintah fokus pada investasi dan optimalisasi fiskal untuk kejar target pertumbuhan 8 persen.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 14 Februari 2026 | 07:15 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan media dalam wawancara cegat (doorstop) usai acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). ANTARA/Rizka Khaerunnisa

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan media dalam wawancara cegat (doorstop) usai acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026). ANTARA/Rizka Khaerunnisa

Matamata.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak mengubah ambang batas defisit anggaran sebesar 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Meski menargetkan ekspansi ekonomi yang lebih tinggi, Kemenkeu memilih fokus pada optimalisasi ruang fiskal dan daya tarik investasi.

“Saya akan fokus di angka 3 persen dan mengoptimalkan ruang yang ada untuk menciptakan pertumbuhan yang lebih cepat,” ujar Purbaya usai menghadiri acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Purbaya menjelaskan bahwa strategi disiplin fiskal ini telah terbukti efektif. Meski sempat diragukan, menjaga defisit di bawah 3 persen mampu mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai 5,39 persen pada kuartal IV 2025. Capaian ini dinilai sebagai titik balik Indonesia keluar dari stagnasi pertumbuhan di level 5 persen.

Ke depan, Menkeu optimistis kinerja ekonomi akan semakin solid melalui sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter yang harmonis. Selain itu, pemerintah sedang mempercepat proses debottlenecking atau penguraian hambatan aturan guna memperbaiki iklim investasi.

“Pemerintah memperkuat mesin pertumbuhan, baik dari sektor swasta maupun pemerintah. Kami meyakini tambahan ruang fiskal tidak diperlukan karena ada indikasi investor besar akan masuk dalam waktu dekat,” imbuhnya.

Menanggapi target pertumbuhan ekonomi 8 persen dalam dua hingga tiga tahun ke depan, Purbaya menyatakan tetap akan melakukan evaluasi jika memang dibutuhkan ruang fiskal tambahan. Namun, untuk saat ini, kebijakan stimulus atau kontra-siklikal tetap berada dalam koridor hukum yang berlaku.

“Saat ini tidak ada niat untuk menembus atau mengevaluasi perubahan batas 3 persen tersebut,” tegas Purbaya.

Sebagai informasi, realisasi sementara APBN 2025 mencatat defisit sebesar Rp695,1 triliun atau setara 2,92 persen dari PDB per 31 Desember 2025. Angka ini memang melebar dari target awal 2,53 persen, namun tetap terjaga di bawah batas aman undang-undang.

Purbaya memproyeksikan momentum pertumbuhan ekonomi yang kuat pada 2025 akan berlanjut. Pada triwulan I 2026, pertumbuhan ekonomi diprediksi berada di kisaran 5,5 persen hingga 6 persen. Berdasarkan Leading Economic Index (LEI), Indonesia diyakini memasuki fase ekspansi sehat hingga tahun 2033. (Antara)

Baca Juga: Hadirkan Lagu 'Aku Juga Manusia', Awdella Didukung Maia Estianty dan Rossa

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan dampak konflik Timur Tengah membuat banyak negara, mulai dari Australia hingga B...

news | 13:46 WIB

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Pemerintah targetkan 30 ribu uni...

news | 13:40 WIB

Polri siapkan 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto secara serentak dari ...

news | 12:19 WIB

Kemenhaj pastikan kesiapan 15 juta porsi makanan siap santap bercita rasa Nusantara seperti rendang untuk jemaah haji In...

news | 12:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan larangan keras bagi anggota TNI dan Polri menjadi backing kegiatan ilegal seperti j...

news | 11:15 WIB

Wamendagri Ribka Haluk bantah tegas isu pemotongan dana Otsus Papua 2026. Simak fakta penyaluran dan penjelasan Kemendag...

news | 10:45 WIB

Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum dan Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk sebagai bentuk penghormatan negara ata...

news | 09:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto membeli sapi kurban berbobot 1,15 ton dari peternak Tangerang seharga Rp110 juta untuk Idul Ad...

news | 08:15 WIB

Indonesia dan Belarus resmi menyepakati roadmap kerja sama ekonomi 20262030 dalam SKB ke-8 di Minsk menjelang kunjungan ...

news | 07:15 WIB

Menlu China Wang Yi menegaskan hubungan stabil China-AS pasca-pertemuan Xi Jinping dan Donald Trump harus dibuktikan lew...

news | 06:00 WIB