Bahlil Tegaskan Produksi Batu Bara Tetap Dipangkas demi Dongkrak Harga dan Warisan Anak Cucu

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan pemerintah tidak akan melonggarkan kebijakan pemangkasan produksi batu bara tahun 2026. Langkah ini diambil untuk mendongkrak harga di pasar internasional sekaligus menjaga c

Elara | MataMata.com
Kamis, 12 Februari 2026 | 15:30 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam acara Strategi Swasembada Energi 2026: Hilirisasi, Transisi dan Investasi yang digelar di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam acara Strategi Swasembada Energi 2026: Hilirisasi, Transisi dan Investasi yang digelar di Jakarta, Kamis (12/2/2026). (ANTARA/Putu Indah Savitri)

Matamata.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menegaskan pemerintah tidak akan melonggarkan kebijakan pemangkasan produksi batu bara tahun 2026. Langkah ini diambil untuk mendongkrak harga di pasar internasional sekaligus menjaga cadangan sumber daya alam bagi generasi mendatang.

Bahlil menjelaskan, Indonesia saat ini memegang peranan krusial dengan menyuplai sekitar 43–45 persen batu bara di pasar global. Menurutnya, pengendalian volume produksi adalah kunci untuk mendapatkan harga yang kompetitif.

"Kalau produksi kita banyak tapi permintaan sedikit, harganya murah. Kita buat keseimbangan antara konsumsi dan produksi," ujar Bahlil dalam acara Strategi Swasembada Energi 2026: Hilirisasi, Transisi dan Investasi di Jakarta, Kamis (12/2).

Ia memaparkan data bahwa dari total konsumsi batu bara dunia sebesar 8,9 miliar ton, hanya sekitar 1,3 miliar ton yang diperdagangkan secara internasional. Indonesia sendiri menyuplai 560 juta ton untuk pasar ekspor. Bahlil menyayangkan jika Indonesia sebagai pemain besar justru tidak bisa mengendalikan harga.

"Indonesia menyuplai 560 juta ton ke luar negeri, tapi harganya bukan kita yang kendalikan. Ini kan abuleke (tukang tipu) namanya," ucap Bahlil dengan gaya bicaranya yang lugas.

Tren Penurunan Harga Kebijakan ini diambil di tengah tren penurunan Harga Batu Bara Acuan (HBA). Pada periode I Februari 2026, HBA tercatat sebesar 106,11 dolar AS per ton, merosot tajam dibandingkan Februari 2025 yang mencapai 124,24 dolar AS per ton.

Menanggapi desakan Asosiasi Pertambangan Indonesia (API–IMA) yang meminta evaluasi kenaikan kuota produksi, Bahlil justru memberikan peringatan keras kepada para pengusaha. Ia menekankan bahwa komoditas tambang adalah sumber daya yang tidak terbarukan.

"Teman-teman pengusaha ini sudah terlalu terbiasa dengan produksi banyak terus. Saya katakan, Bos, negara ini bukan milik kita saja. Ada anak cucu kita nanti," tegasnya.

Bahlil berpendapat, jika batu bara maupun nikel belum laku dengan harga yang layak di pasar global, lebih baik ekstraksinya ditahan untuk diwariskan kepada pemimpin bangsa di masa depan.

"Jangan sampai saat mereka memimpin, barang sudah habis karena kelakuan kita. Sudah habis, dijual murah lagi," pungkas Bahlil.

Baca Juga: Mendag Dorong Produsen Perbanyak 'Second Brand' Minyak Goreng untuk Hindari Kelangkaan

Sebagai informasi, kuota produksi batu bara tahun 2026 ditetapkan sekitar 600 juta ton, turun signifikan dari realisasi 2025 yang mencapai 790 juta ton. Sementara untuk bijih nikel, produksi dibatasi menjadi 250–260 juta ton dari sebelumnya 379 juta ton pada RKAB 2025. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga mendukung pembentukan Kemenekraf oleh Presiden Prabowo untuk lindungi pekerj...

news | 14:30 WIB

Kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto ke Jepang disambut antusias oleh diaspora Indonesia. Momen ini dinilai seba...

news | 14:25 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman pastikan stok pangan nasional aman hadapi ancaman Godzilla El Nino. Simak strategi infrastruk...

news | 14:15 WIB

Nadiem Makarim kembali jalani sidang korupsi Chromebook di PN Jakpus usai operasi keempat. Simak rincian dakwaan kerugia...

news | 14:12 WIB

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak siapkan strategi baru layanan kesehatan haji di Makkah, termasuk mobile clinic dan kli...

news | 13:15 WIB

Anggota DPR Kawendra Lukistian sebut kasus hukum videografer Amsal Sitepu cederai semangat Presiden Prabowo dalam memaju...

news | 12:00 WIB

Kemhan RI mengonfirmasi satu prajurit TNI gugur dan tiga lainnya luka-luka akibat serangan artileri Israel di Lebanon Se...

news | 11:30 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid dampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan perdana ke Jepang untuk bahas kerja sama tekn...

news | 09:15 WIB

KPK ingatkan batas akhir lapor LHKPN 2025 adalah 31 Maret 2026. Hingga kini, tingkat kepatuhan legislatif masih rendah d...

news | 08:15 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo instruksikan percepatan pembangunan saluran tersier di Boyolali untuk atasi penurunan fungsi Be...

news | 06:15 WIB