Tekan Impor BBM, Prabowo Targetkan Cadangan Energi Nasional Naik ke 3 Bulan

Presiden Prabowo instruksikan Dewan Energi Nasional (DEN) untuk tingkatkan cadangan energi nasional jadi 3 bulan dan pangkas impor BBM menuju swasembada.

Elara | MataMata.com
Rabu, 28 Januari 2026 | 20:18 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang juga Ketua Harian Dewan Energi Nasional (kiri) hormat kepada Presiden Prabowo Subianto (kanan) saat prosesi penandatanganan berita acara pelantikan ketua harian dan anggota Dewan Energi Nasional di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026). ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia yang juga Ketua Harian Dewan Energi Nasional (kiri) hormat kepada Presiden Prabowo Subianto (kanan) saat prosesi penandatanganan berita acara pelantikan ketua harian dan anggota Dewan Energi Nasional di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026). ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Ketua Harian dan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026). Dalam arahannya, Presiden menekankan prioritas utama pemerintah untuk memangkas ketergantungan terhadap impor Bahan Bakar Minyak (BBM) dan mengejar swasembada energi.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, yang baru saja dilantik sebagai Ketua Harian DEN, mengungkapkan ada empat poin fokus utama yang diinstruksikan Presiden. Pertama adalah kedaulatan energi yang harus bebas dari intervensi pihak asing.

"Kedua adalah tentang ketahanan energi. Saat ini ketahanan energi kita hanya 21 hari. Ini akan kita tingkatkan menjadi tiga bulan dengan membangun infrastruktur penyimpanan (storage)," ujar Bahlil kepada wartawan di Istana Negara.

Poin ketiga, lanjut Bahlil, adalah kemandirian energi dengan menekan angka impor. Saat ini, Indonesia masih mengimpor sekitar 30 juta kiloliter BBM, baik jenis solar maupun bensin. Sementara poin keempat adalah pencapaian swasembada energi secara bertahap.

Bahlil menegaskan bahwa peta jalan (roadmap) menuju swasembada energi tersebut sudah rampung disusun. Saat ini, pemerintah tengah memproses Peraturan Presiden (Perpres) untuk memperkuat payung hukum langkah strategis tersebut.

"Tahapannya sekarang sudah mulai, termasuk membangun kerja sama dengan negara mitra. Organisasinya sudah hampir rampung, tinggal menunggu proses Perpres. Mudah-mudahan bisa cepat," tambahnya.

Dalam strukturnya, Dewan Energi Nasional dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua, didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Ketua. Selain Bahlil sebagai Ketua Harian, Presiden juga melantik tujuh menteri sebagai anggota dari unsur pemerintah dan delapan anggota dari unsur pemangku kepentingan.

Adapun jajaran menteri yang dilantik sebagai anggota DEN antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto, dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq.

Sementara dari unsur pemangku kepentingan, anggota yang dilantik berasal dari kalangan akademisi, industri, pakar teknologi, lingkungan hidup, hingga perwakilan konsumen. (Antara)

Baca Juga: KPK Ungkap Capaian 2025: 11 OTT, 116 Tersangka, dan Kasus yang Menjerat Pejabat Tinggi

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

PT Pupuk Indonesia sediakan 6 Mobil Uji Tanah gratis di Sumatera. Bantu petani hemat pupuk hingga 30% dan tingkatkan has...

news | 16:10 WIB

DPP PDIP Said Abdullah menegaskan posisi politik PDIP sebagai penyeimbang objektif untuk pemerintahan Presiden Prabowo S...

news | 12:15 WIB

Simak susunan pemain resmi Turki vs Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026. Turki andalkan Arda Guler dan Kenan Yildiz seja...

news | 10:30 WIB

KPK tegaskan tak akan duplikasi pengusutan kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasiona...

news | 07:15 WIB

Roy Suryo dan Dokter Tifa terpaksa menjalani rawat inap di RS Polri Kramat Jati usai ditangkap Polda Metro Jaya pada Jum...

news | 06:00 WIB

Pemerintah mempercepat Program BSPS (bedah rumah) dengan target 400 ribu unit di 2026. Simak strategi Menteri PKP Maruar...

news | 14:53 WIB

Produk kopi Indonesia sukses meraup potensi transaksi hingga Rp66 miliar di ajang World of Coffee Bangkok 2026. Pasar Th...

news | 13:42 WIB

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan pemerintah berkomitmen mempercepat RUU Perampasan Aset, namun kini keputus...

news | 13:37 WIB

Wakil Presiden Gibran Rakabuming tiba di Gorontalo untuk membuka PENAS XVII 2026 dan meninjau PSN Bendungan Bulango Ulu ...

news | 12:00 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Depok selama libur sekolah 2...

news | 11:15 WIB