Meutya Hafid Tekan Petinggi Meta: Sidak Kemkomdigi Bukan Sekadar Simbolik

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menerima kunjungan Director of Public Policy Meta untuk Asia Tenggara dan Asia Selatan, Rafael Frankel, di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Elara | MataMata.com
Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:34 WIB
Meutya Hafid Tekan Petinggi Meta: Sidak Kemkomdigi Bukan Sekadar Simbolik

Meutya Hafid Tekan Petinggi Meta: Sidak Kemkomdigi Bukan Sekadar Simbolik

matamata.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menerima kunjungan Director of Public Policy Meta untuk Asia Tenggara dan Asia Selatan, Rafael Frankel, di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Pertemuan ini merupakan respons langsung atas inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan pemerintah terhadap kantor Meta pekan lalu.

Meutya menegaskan bahwa sidak tersebut dilakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam menangani rendahnya kepatuhan Meta terhadap regulasi konten negatif di Indonesia.

"Saya memastikan sidak kemarin terhadap kantor Meta bukan simbolik. Harus ada perbaikan nyata. Pertemuan ini membahas langkah-langkah peningkatan kepatuhan terhadap regulasi Indonesia," ujar Meutya dalam keterangan resminya, Jumat (13/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menekankan pentingnya peran platform digital dalam menciptakan ruang siber yang aman, terutama bagi anak-anak.

Meutya juga menyoroti maraknya disinformasi kesehatan yang menyesatkan serta maraknya konten penipuan (scam) dan hoaks keuangan di platform naungan Meta, seperti Facebook dan Instagram.

Menkomdigi mendesak Meta untuk segera memperbarui sistem perlindungan pengguna agar lebih mutakhir. Selain itu, ia meminta adanya mekanisme koordinasi yang lebih cepat antara pihak platform dan pemerintah dalam menangani aduan konten berbahaya.

"Pemerintah Indonesia terbuka untuk berdialog dengan semua platform digital, namun prinsipnya jelas: setiap perusahaan yang beroperasi di Indonesia harus menghormati dan mematuhi regulasi yang berlaku," tegas Meutya.

Sebelumnya, pada Rabu (4/3), Kemkomdigi bersama sejumlah instansi pemerintah melakukan sidak ke kantor Meta di Jakarta Selatan. Langkah drastis ini diambil setelah upaya komunikasi formal dan persuasif yang dilakukan pemerintah sebelumnya dianggap belum membuahkan hasil signifikan terkait kepatuhan platform. (Antara)

Baca Juga: Gibran Peluk Rismon Sianipar di Istana: Kita Saudaraan, Enggak Ada Apa-apa Lagi

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Ziva Magnolya beri kejutan tampil berduet bersama Paul Klein di hari kedua konser LANY di Jakarta. Penampilannya panen p...

news | 15:00 WIB

Pinkan Mambo kenang momen awal masuk grup musik Ratu. Sempat gertak Ahmad Dhani, lolos audisi 1 menit, hingga beberkan k...

news | 14:30 WIB

Pengelola mal di Gresik beri penjelasan terkait insiden viral penempelan poster vulgar karyawati toko. Poster langsung d...

news | 14:00 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendukung langkah Polri menetapkan 20 korporasi sebagai tersangka karhutla dan mendesak jamin...

news | 13:38 WIB

Miss Thailand 2000 Boom Panadda resmi bercerai dari God Atip usai mengungkap dugaan perselingkuhan, penggelapan uang 7 j...

news | 11:45 WIB