Kemkomdigi Pastikan Layanan Telekomunikasi di Sulawesi Utara Pulih 100 Persen Pascagempa

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung. Simak kronologi pemulihannya.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 03 April 2026 | 13:15 WIB
Kurang dari 24 Jam, jaringan telekomunikasi Sulawesi Utara pulih 100 persen pascagempa (ANTARA/HO Kementerian Komunikasi dan Digital)

Kurang dari 24 Jam, jaringan telekomunikasi Sulawesi Utara pulih 100 persen pascagempa (ANTARA/HO Kementerian Komunikasi dan Digital)

Matamata.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan seluruh layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara telah pulih total 100 persen. Pemulihan ini berhasil dilakukan dalam waktu kurang dari 24 jam pascagempa magnitudo $7,6$ yang mengguncang wilayah tersebut pada Kamis (2/4).

Berdasarkan data resmi Kemkomdigi, gempa yang berpusat di 129 kilometer tenggara Bitung tersebut sempat berdampak pada infrastruktur komunikasi. Dari total 2.236 titik di wilayah terdampak, sebanyak 223 titik atau sekitar 9,97 persen sempat mengalami gangguan teknis.

"Seluruhnya telah kembali beroperasi normal berdasarkan pemantauan terakhir pada Jumat (3/4) pagi pukul 05.17 WIB," tulis keterangan resmi Kemkomdigi yang diterima di Jakarta, Jumat.

Penyebab utama gangguan jaringan sebelumnya adalah terputusnya pasokan listrik di sejumlah wilayah terdampak. Menanggapi hal tersebut, pihak operator seluler melakukan langkah percepatan dengan mengerahkan generator sebagai sumber daya alternatif hingga pasokan listrik dari PLN kembali stabil.

Sejumlah operator besar seperti Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat Ooredoo Hutchison juga telah mengonfirmasi bahwa tidak ada lagi situs (site) yang terdampak. Seluruh perangkat infrastruktur kini telah berfungsi optimal.

Kemkomdigi menegaskan komitmennya untuk terus memantau keandalan infrastruktur digital guna mendukung keselamatan warga dan memastikan kebutuhan komunikasi masyarakat di masa tanggap darurat tetap terpenuhi dengan baik. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB

Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan PBB untuk mempercepat pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat s...

news | 11:15 WIB

Dirut Pupuk Indonesia menegaskan prioritas utama adalah petani lokal di tengah lonjakan harga urea global akibat konflik...

news | 10:15 WIB

KPK agendakan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah biro haji (PIHK) pekan depan terkait kasus korupsi kuota haji yang m...

news | 09:30 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani resmi menarik stok beras darurat di bandara dan pelabuhan Sumatera seiring pulihnya jal...

news | 08:30 WIB

GCC mendesak DK PBB segera amankan Selat Hormuz menyusul blokade Iran. Penutupan jalur maritim vital ini picu kenaikan h...

news | 07:00 WIB

KPK umumkan tingkat kepatuhan LHKPN 2025 mencapai 96,24%. Sektor yudikatif hampir 100%, sementara legislatif masih di an...

news | 06:15 WIB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB