Kurang dari 24 Jam, jaringan telekomunikasi Sulawesi Utara pulih 100 persen pascagempa (ANTARA/HO Kementerian Komunikasi dan Digital)
Matamata.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan seluruh layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara telah pulih total 100 persen. Pemulihan ini berhasil dilakukan dalam waktu kurang dari 24 jam pascagempa magnitudo $7,6$ yang mengguncang wilayah tersebut pada Kamis (2/4).
Berdasarkan data resmi Kemkomdigi, gempa yang berpusat di 129 kilometer tenggara Bitung tersebut sempat berdampak pada infrastruktur komunikasi. Dari total 2.236 titik di wilayah terdampak, sebanyak 223 titik atau sekitar 9,97 persen sempat mengalami gangguan teknis.
"Seluruhnya telah kembali beroperasi normal berdasarkan pemantauan terakhir pada Jumat (3/4) pagi pukul 05.17 WIB," tulis keterangan resmi Kemkomdigi yang diterima di Jakarta, Jumat.
Penyebab utama gangguan jaringan sebelumnya adalah terputusnya pasokan listrik di sejumlah wilayah terdampak. Menanggapi hal tersebut, pihak operator seluler melakukan langkah percepatan dengan mengerahkan generator sebagai sumber daya alternatif hingga pasokan listrik dari PLN kembali stabil.
Sejumlah operator besar seperti Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat Ooredoo Hutchison juga telah mengonfirmasi bahwa tidak ada lagi situs (site) yang terdampak. Seluruh perangkat infrastruktur kini telah berfungsi optimal.
Kemkomdigi menegaskan komitmennya untuk terus memantau keandalan infrastruktur digital guna mendukung keselamatan warga dan memastikan kebutuhan komunikasi masyarakat di masa tanggap darurat tetap terpenuhi dengan baik. (Antara)