Trump Sebut Uranium Iran Akan Diserahkan ke AS atau Dimusnahkan Bersama

Presiden AS Donald Trump menyatakan stok uranium Iran harus diserahkan ke AS atau dimusnahkan, seiring rumor kesepakatan damai yang kian mendekati akhir.

Elara | MataMata.com
Selasa, 26 Mei 2026 | 09:30 WIB
Trump Sebut Uranium Iran Akan Diserahkan ke AS atau Dimusnahkan Bersama

Trump Sebut Uranium Iran Akan Diserahkan ke AS atau Dimusnahkan Bersama

matamata.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa stok uranium yang diperkaya milik Iran harus segera diserahkan kepada AS atau dihancurkan di lokasi yang disepakati bersama Teheran. Pernyataan ini muncul di tengah laporan bahwa kesepakatan penghentian perang yang melibatkan AS, Israel, dan Iran kian mendekati tahap akhir.

“Uranium yang diperkaya itu akan segera diserahkan kepada Amerika Serikat untuk dibawa pulang dan dimusnahkan, atau lebih baik dimusnahkan di lokasi,” tulis Trump melalui platform Truth Social, Senin (25/5/2026).

Trump menambahkan, proses pemusnahan tersebut dapat dilakukan bersama pihak Republik Islam Iran dengan disaksikan oleh Komisi Energi Atom Internasional atau lembaga setara lainnya.

Sinyal positif mengenai kesepakatan ini juga diperkuat oleh pernyataan Panglima Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Asim Munir. Dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Beijing, Munir menyebut kesepakatan antara Iran dan AS "hampir tercapai".

Media pemerintah China, China Daily, melaporkan bahwa Munir memaparkan peran aktif Pakistan dalam memediasi dan meredakan ketegangan antara Washington dan Teheran. Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela kunjungan resmi Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif ke China.

Sebelum bertolak ke Beijing, Munir dilaporkan telah mengunjungi Teheran pekan lalu untuk membahas situasi regional bersama para pemimpin Iran.

Menurut laporan Kementerian Luar Negeri China, Munir menegaskan bahwa Pakistan siap melanjutkan segala upaya diplomatik demi tercapainya kesepakatan damai ini. Ia juga berharap China dapat mengambil peran yang lebih besar dalam proses diplomasi tersebut. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Jombang, Jawa Timur, untuk menghadiri dan membuka secara resmi Muktamar Ke-35 NU d...

news | 15:24 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu'ti mendorong pemda memperkuat pelestarian 729 bahasa daerah di Indonesia agar terhindar dari kepun...

news | 15:30 WIB

Survei DSI Agustus 2026 mencatat 62,4% publik menilai pemerintah Presiden Prabowo Subianto serius memberantas korupsi da...

news | 15:17 WIB

Pimpinan DPR RI berjanji mengesahkan RUU Perampasan Aset pada 15 Desember 2026. Sufmi Dasco Ahmad bahkan siap mundur dar...

news | 13:30 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan Gedung DPR terbuka menerima aspirasi masyarakat sesuai prosedur. Simak mekanismeny...

news | 13:15 WIB