Menag Pastikan Penyembelihan Hewan Kurban di Masjid Istiqlal Ramah Lingkungan

Menteri Agama Nasaruddin Umar memastikan sistem penyembelihan hewan kurban Idul Adha 2026 di Masjid Istiqlal ramah lingkungan dan bebas limbah sungai.

Elara | MataMata.com
Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB
Ilustrasi - Umat Islam mengikuti shalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (21/3/2026). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym.

Ilustrasi - Umat Islam mengikuti shalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (21/3/2026). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/nym.

Matamata.com - Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, memastikan proses penyembelihan hewan kurban di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut berjalan higienis dan ramah lingkungan. Ia menjamin limbah kurban tidak akan mencemari area sekitar maupun aliran sungai.

"Tidak ada satu tetes pun darah atau limbah yang masuk ke sungai. Semua sudah disiapkan dengan sistem pengelolaan yang baik," ujar Nasaruddin Umar dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Masjid Istiqlal saat ini telah dilengkapi fasilitas penyembelihan modern berkapasitas besar. Dalam satu waktu, proses pemotongan dapat dilakukan di beberapa titik sekaligus dengan kapasitas hingga 200 ekor hewan kurban per hari. Melalui fasilitas ini, seluruh limbah dipastikan terkelola secara terintegrasi.

Nasaruddin menjelaskan bahwa pelaksanaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Istiqlal mengusung tema “Spirit Kurban Merawat Alam dan Kemanusiaan”. Tema ini sejalan dengan fokus Kementerian Agama yang tengah menggalakkan kampanye ekoteologi dan teologi cinta.

Melalui tema tersebut, Menag berharap para khatib dan masyarakat muslim di Indonesia dapat memperkuat kepedulian terhadap lingkungan hidup melalui momentum ibadah kurban.

Secara khusus, ia juga mengimbau jemaah yang hadir untuk menjaga kebersihan kawasan masjid dengan tidak meninggalkan sampah.

"Masjid Istiqlal baru saja mendapat penghargaan dunia karena dinilai efektif, efisien, tertib, dan bersih. Ini prestasi yang harus kita jaga bersama," tuturnya.

Hingga Senin (25/5), Panitia Kurban Masjid Istiqlal mencatat telah menerima penitipan 59 ekor sapi dan 7 ekor kambing. Jumlah tersebut diprediksi akan terus bertambah hingga hari tasyrik.

"Sapinya kelas berat semua. Termasuk di dalamnya sapi istimewa dari Bapak Presiden, Wakil Presiden, serta sejumlah tokoh masyarakat," pungkas Nasaruddin. (Antara)

Baca Juga: RI Surplus Gas, ESDM Dorong LNG Ritel Jadi Alternatif BBM dan LPG

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto membeli sapi kurban jenis Limousin seberat 950 kg dari peternak lokal PPU untuk disalurkan pad...

news | 10:09 WIB

Indonesia surplus gas 2.500 MMCSFD. Kementerian ESDM dorong penggunaan LNG ritel dengan tabung VGL untuk substitusi BBM ...

news | 10:03 WIB

Presiden AS Donald Trump menyatakan stok uranium Iran harus diserahkan ke AS atau dimusnahkan, seiring rumor kesepakatan...

news | 09:30 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian resmi memerintahkan pemulihan total akses internet pasca-pembatasan ketat akibat gelomba...

news | 08:45 WIB

Wamentan Sudaryono menegaskan pemerintah menutup rapat keran impor beras dan fokus meningkatkan produksi pangan dalam ne...

news | 07:15 WIB

Wamentan Sudaryono menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sukses mendongkrak serapan komoditas pertanian lokal da...

news | 06:00 WIB

Konferensi Tinjauan ke-11 Perjanjian Nuklir NPT berakhir tanpa kesepakatan. Sekjen PBB Antonio Guterres ungkap kekecewaa...

news | 13:57 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan di tengah konflik geopolitik global s...

news | 13:53 WIB

Presiden Prabowo Subianto dengan tegas meminta Kabinet Merah Putih menghentikan pembangunan kantor mewah dan mengalihkan...

news | 13:51 WIB

China kritik keras rencana Jepang menaikkan anggaran pertahanan hingga 5 persen PDB dan menolak pengerahan sistem rudal ...

news | 13:47 WIB