Stok Beras Melimpah, Mentan Amran Lapor ke Presiden Prabowo Capaian PDB Pertanian Tertinggi dalam 25 Tahun

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan kondisi ketahanan pangan nasional yang menguat signifikan kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam laporannya, Mentan menyebut cadangan beras nasional saat ini mencapai 4 juta ton, yang menjadi

Elara | MataMata.com
Sabtu, 14 Maret 2026 | 06:45 WIB
Tangkapan layar - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kiri) menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden

Tangkapan layar - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kiri) menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden

Matamata.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan kondisi ketahanan pangan nasional yang menguat signifikan kepada Presiden Prabowo Subianto. Dalam laporannya, Mentan menyebut cadangan beras nasional saat ini mencapai 4 juta ton, yang menjadi angka tertinggi dalam sejarah.

Laporan tersebut disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026). Amran optimistis angka tersebut akan terus bertambah dalam waktu dekat.

"Hari ini cadangan beras mencapai empat juta ton. Data dua hari lalu sudah empat juta dan kemungkinan bulan depan mencapai lima juta ton, Bapak Presiden. Ini cadangan tertinggi kita, cukup untuk 324 hari atau sampai akhir tahun," ujar Amran di hadapan Presiden.

Selain beras, Mentan memaparkan perkembangan positif pada komoditas strategis lainnya, terutama ekspor minyak sawit mentah (CPO). Ia mencatat kenaikan ekspor CPO mencapai 6 juta ton, yang sekaligus memperkuat kinerja ekspor sektor pertanian secara keseluruhan.

"Ada kabar menarik, ekspor CPO kita naik enam juta ton. Padahal kebutuhan untuk biofuel hanya 5,3 juta ton, jadi alhamdulillah tetap naik," ungkapnya.

Rekor Ekonomi Sektor Pertanian Capaian sektor pertanian juga tercermin pada angka Produk Domestik Bruto (PDB) yang menyentuh 5,74 persen. Menurut Amran, ini merupakan pertumbuhan tertinggi dalam 25 tahun terakhir. Tak hanya itu, Nilai Tukar Petani (NTP) yang menjadi indikator kesejahteraan petani juga mencatatkan rekor tertinggi dalam 33 tahun.

Amran menilai pencapaian ini merupakan dampak langsung dari kebijakan strategis Presiden Prabowo, mulai dari kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) hingga penurunan harga pupuk sebesar 20 persen yang tidak membebani APBN.

Menanggapi laporan tersebut, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional kini memiliki fondasi yang kuat. Namun, Presiden mengingatkan jajarannya untuk tetap waspada dan mulai fokus pada pemenuhan sumber protein masyarakat.

"Ini adalah fondasi yang kuat. Apapun yang terjadi, pangan kita aman. Namun, seluruh komoditas tetap harus dicermati, terutama masalah protein. Saya kira yang paling cepat (akselerasinya) adalah sektor perikanan, baik perikanan darat maupun tangkap," tegas Presiden Prabowo.

Pemerintah optimistis dengan capaian ini, langkah Indonesia menuju swasembada pangan berkelanjutan akan semakin terbuka lebar. (Antara)

Baca Juga: Rismon Sianipar Akui Keaslian Ijazah Jokowi, Ajak Roy Suryo Edukasi Terbuka

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo meminta pemudik hubungi Hotline 110 jika ada gangguan keamanan. Polri juga gunakan S...

news | 14:52 WIB

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa s...

news | 14:49 WIB

Dubes Arab Saudi untuk Indonesia menegaskan posisi Saudi yang memilih jalur diplomasi dalam konflik Timur Tengah dan men...

news | 12:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi keras kepada para pengusaha batu bara dan minyak sawit mentah (Crude Palm...

news | 07:00 WIB

Ahli forensik Rismon Sianipar mengakui keaslian ijazah Jokowi dan Gibran setelah penelitian 3 bulan. Ia mengajak Roy Sur...

news | 16:38 WIB

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menerima kunjungan Director of Public Policy Meta untuk Asia Te...

news | 16:34 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengisyaratkan defisit APBN 2026 bisa tembus di atas 3 persen PDB akibat lonjakan harga miny...

news | 14:15 WIB

Momen hangat Wapres Gibran Rakabuming memeluk Rismon Sianipar di Istana usai permohonan maaf terkait isu ijazah Jokowi. ...

news | 13:15 WIB

KPK ungkap modus Gus Alex (Stafsus Menag) yang arahkan pejabat Kemenag longgarkan aturan haji T0. Kerugian negara mencap...

news | 12:00 WIB

Jusuf Kalla (JK) dan ICWA membahas dampak konflik Iran-Israel-AS terhadap ekonomi Indonesia, mulai dari subsidi hingga n...

news | 11:00 WIB