Tempuh Jalan Damai, Pandji Pragiwaksono Tuntaskan Sanksi Adat di Tana Toraja

Pandji Pragiwaksono jalani ritual sanksi adat Masosorang Rengnge di Tana Toraja terkait materi Rambu Solo. Simak proses perdamaian dan maknanya.

Elara | MataMata.com
Kamis, 12 Februari 2026 | 08:15 WIB
Tangkapan Layar - Pandji Pragiwaksono (tengah) menyaksikan pemotongan ayam saat prosesi sanksi adat atas kesalahan dan pelanggarannya tidak sengaja menyinggung acara adat dengan komikanya di Tongkonan Layuk Kaero, Sanggalla, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Rabu (11/2/2026). (ANTARA/Darwin Fatir)

Tangkapan Layar - Pandji Pragiwaksono (tengah) menyaksikan pemotongan ayam saat prosesi sanksi adat atas kesalahan dan pelanggarannya tidak sengaja menyinggung acara adat dengan komikanya di Tongkonan Layuk Kaero, Sanggalla, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Rabu (11/2/2026). (ANTARA/Darwin Fatir)

Matamata.com - Komika Pandji Pragiwaksono resmi menuntaskan prosesi sanksi adat terkait materi komedinya yang dinilai menyinggung ritual Rambu Solo. Prosesi yang berlangsung selama dua hari (10-11 Februari 2026) ini digelar di Tongkonan Layuk Kaero, Sanggalla, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan.

Difasilitasi oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), Pandji menjalani ritual Ma’Buak Burun Mangkali Oto’ atau ruang pemulihan. Langkah ini diambil setelah potongan video stand-up comedy miliknya tahun 2013 kembali viral pada 2025 dan memicu polemik di tengah masyarakat adat.

Sekretaris Tongkonan Kada, Daud Pangurangan, mengapresiasi keberanian Pandji untuk hadir langsung di Toraja. Ia menjelaskan bahwa penyelesaian masalah ini disebut Ma'sosorang Rengnge'.

"Proses hukum adat di Toraja berbeda dengan hukum positif. Kami mengedepankan pemulihan. Penggunaan lima ekor ayam dan satu ekor babi dalam ritual ini adalah simbol pemulihan bagi seluruh masyarakat Toraja, bukan sekadar denda materi," ujar Daud, Rabu (11/2).

Ketua PHD AMAN Toraya, Romba Marannu Sambolinggi, yang bertindak sebagai hakim adat menyatakan bahwa persoalan ini berakar pada ketidaktahuan. Ia juga mengakui adanya reaksi berlebihan dari sebagian masyarakat akibat provokasi potongan video di media sosial.

"Proses ini bukan hanya Pandji yang memohon maaf, tetapi kami masyarakat Toraya juga menyampaikan maaf atas reaksi (sikap menyinggung pribadi) yang sempat muncul. Sidang adat ini bertujuan membuka ruang komunikasi yang setara," ungkap Romba.

Apresiasi senada datang dari Ketua Tongkonan Kada, Sam Barumbun. Ia menyebut kehadiran Pandji yang jauh-jauh datang dari Amerika Serikat sebagai gambaran seorang ksatria yang menghormati leluhur dan adat istiadat.

Didampingi penasihat hukumnya, Haris Azhar, Pandji mendengarkan langsung masukan dari 32 perwakilan wilayah adat. Haris menilai mekanisme ini sangat otentik dan menunjukkan kekuatan masyarakat adat dalam menyelesaikan konflik melalui dialog.

Sementara itu, Pandji Pragiwaksono mengaku terhormat bisa diterima dengan baik dan mengikuti prosesi yang sangat demokratis tersebut.

"Saya sangat mengerti dan menerima pernyataan dari perwakilan wilayah adat. Ini menjadi pelajaran berharga bagi saya untuk menjadi lebih baik lagi. Saya sangat menikmati momen kebersamaan ini dan berharap tetap diterima sebagai keluarga di sini," tutur pendiri Comika Company tersebut.

Baca Juga: Bojan Hodak Akui Persib Tampil Buruk Saat Ditekuk Ratchaburi 0-3

Dengan selesainya ritual ini, persepsi liar yang berkembang di media sosial diharapkan dapat lurus kembali, sekaligus memperkuat pesan bahwa kearifan lokal mampu menjadi solusi harmonis di tengah kemajemukan bangsa. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden AS Donald Trump mengancam akan menjatuhkan tarif impor 100 persen bagi negara Eropa yang nekat menerapkan pajak...

news | 13:03 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya ruang kreatif komunitas dalam menjaga kelestarian tradisi, merujuk pa...

news | 10:45 WIB

Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Presiden Prabowo Subianto dalam Sarasehan Kebangsaan 2026 di JCC member...

news | 09:30 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengalihkan hadiah sayembara Rp250 juta kepada keluarga korban penyekapan. Pemprov Jabar jug...

news | 07:30 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon berkomitmen mendukung seni tradisi Lengger Banyumas menembus panggung internasional demi me...

news | 06:00 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memutuskan menambah penempatan dana pemerintah (SAL) hingga Rp400 triliun di bank Himbara de...

news | 16:22 WIB

Kementerian ESDM sempat menahan ekspor batu bara demi mengamankan pasokan listrik PLN. Kini ekspor normal kembali dan pe...

news | 16:04 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebut Indonesia masih kekurangan 7.500 layar bioskop. Intip peluang investasi industri film...

news | 14:51 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi resmi ditunjuk menjadi Ketua Satgas Mitigasi PHK. Satgas siap menggandeng Polri untuk memetakan ...

news | 13:19 WIB

Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran Rp100 miliar dalam APBD untuk program beasiswa LPDP khusus Jakarta. Simak ku...

news | 13:15 WIB