Trump Ancam Kenakan Tarif Impor 100 Persen bagi Negara Pengumpul Pajak Digital

Presiden AS Donald Trump mengancam akan menjatuhkan tarif impor 100 persen bagi negara Eropa yang nekat menerapkan pajak jasa digital pada perusahaan teknologi AS.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:03 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARA/Anadolu/py.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump. ANTARA/Anadolu/py.

Matamata.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada komoditas ekspor dari negara mana pun yang menerapkan pajak jasa digital terhadap perusahaan-perusahaan AS. Ancaman ini disampaikan Trump melalui media sosialnya pada Jumat (26/6/2026).

Trump mengeluhkan langkah sejumlah negara Eropa yang tengah menjajaki penerapan pajak tersebut. Menurutnya, kebijakan itu akan berdampak langsung pada pendapatan raksasa teknologi asal AS yang beroperasi di Eropa.

Ia memperingatkan bahwa tarif baru dari pemerintahannya ini akan menggantikan perjanjian perdagangan apa pun dengan AS. "Baik yang telah diterapkan, ditandatangani, atau belum," ujar Trump.

"Selain itu, tarif 100 persen akan segera diberlakukan jika mereka melanjutkan (kebijakan pajak tersebut)," tulis Trump, tanpa merinci mekanisme hukum atau otoritas yang akan digunakannya untuk mengeksekusi langkah tersebut.

Ancaman yang ditujukan kepada negara-negara besar Eropa, termasuk Prancis dan Jerman, ini kembali memicu ketegangan. Padahal, hubungan bilateral sempat mendingin pascapertemuan puncak Kelompok Tujuh (G7) di Evian-les-Bains, Prancis, awal Juni lalu.

Pada KTT G7 tersebut, Trump dan para pemimpin Eropa sebenarnya telah menyepakati penguatan dukungan untuk Ukraina serta pengetatan sanksi terhadap Rusia.

Kendati demikian, Trump tetap konsisten bersikap keras terhadap Eropa terkait isu perdagangan dan keamanan. Ia berulang kali mengkritik hubungan dagang dengan benua tersebut sebagai "jalan satu arah" karena dinilai merugikan AS, seraya menyoroti minimnya kontribusi Eropa terhadap pertahanan mereka sendiri. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya ruang kreatif komunitas dalam menjaga kelestarian tradisi, merujuk pa...

news | 10:45 WIB

Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Presiden Prabowo Subianto dalam Sarasehan Kebangsaan 2026 di JCC member...

news | 09:30 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengalihkan hadiah sayembara Rp250 juta kepada keluarga korban penyekapan. Pemprov Jabar jug...

news | 07:30 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon berkomitmen mendukung seni tradisi Lengger Banyumas menembus panggung internasional demi me...

news | 06:00 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memutuskan menambah penempatan dana pemerintah (SAL) hingga Rp400 triliun di bank Himbara de...

news | 16:22 WIB

Kementerian ESDM sempat menahan ekspor batu bara demi mengamankan pasokan listrik PLN. Kini ekspor normal kembali dan pe...

news | 16:04 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebut Indonesia masih kekurangan 7.500 layar bioskop. Intip peluang investasi industri film...

news | 14:51 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi resmi ditunjuk menjadi Ketua Satgas Mitigasi PHK. Satgas siap menggandeng Polri untuk memetakan ...

news | 13:19 WIB

Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran Rp100 miliar dalam APBD untuk program beasiswa LPDP khusus Jakarta. Simak ku...

news | 13:15 WIB

Menlu Italia Antonio Tajani membantah keras klaim Sekjen NATO Mark Rutte terkait penggunaan pangkalan militer Italia ole...

news | 12:41 WIB