Mensesneg Prasetyo Hadi Resmi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK

Mensesneg Prasetyo Hadi resmi ditunjuk menjadi Ketua Satgas Mitigasi PHK. Satgas siap menggandeng Polri untuk memetakan industri dan mencegah gelombang PHK.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:19 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi Resmi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK

Mensesneg Prasetyo Hadi Resmi Ditunjuk Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK

matamata.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi resmi ditunjuk menjadi Ketua Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Keputusan ini diambil usai Satgas Mitigasi PHK dan perwakilan pemerintah menggelar rapat koordinasi bersama pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (26/6/2026).

"Semua bersepakat memohon kami untuk menjadi ketua Satgas Mitigasi PHK oleh karena dianggap dapat menjembatani berbagai pihak dan berbagai stakeholder (pemangku kepentingan) terkait," ujar Prasetyo dalam jumpa pers usai rapat.

Prasetyo menjelaskan, setelah proses pembentukan yang berjalan selama setahun terakhir, Satgas Mitigasi PHK kini mulai bergerak memetakan persoalan industri. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata untuk mencegah terjadinya gelombang PHK di Indonesia.

Dalam eksekusinya, Satgas Mitigasi PHK akan berkolaborasi erat dengan Desk Ketenagakerjaan Polri. Kerja sama ini difokuskan pada monitoring dan pertukaran data mengenai perusahaan-perusahaan yang dinilai berpotensi melakukan PHK.

Satgas akan melakukan mitigasi secara spesifik one-by-one terhadap perusahaan yang bermasalah. Selain pencegahan, Satgas juga memberikan perhatian khusus pada perusahaan yang sudah telanjur melakukan PHK namun belum menyelesaikan kewajibannya kepada hak-hak pekerja.

"Kita mitigasi satu per satu karena permasalahan PHK tidak selalu berkenaan dengan masalah suplai bahan baku, misalnya gas atau batu bara. Kadang-kadang juga ada permasalahan konflik internal manajemen perusahaan. Namun, apa pun penyebabnya, menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi," tegas Prasetyo.

Rapat koordinasi strategis ini dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci. Dari jajaran pemerintah, hadir Mensesneg Prasetyo Hadi dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.

Turut hadir Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal, serta perwakilan Desk Ketenagakerjaan Polri.

Sementara itu, pihak DPR RI diwakili oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal.

Dasco menegaskan komitmen penuh parlemen untuk mengawal dan bekerja sama dengan pemerintah dalam menekan angka PHK di Tanah Air.

Baca Juga: Italia Tegaskan Tak Terlibat Operasi Militer AS terhadap Iran

"Nanti Satgas Mitigasi PHK, pihak pemerintah, dan DPR akan rutin bertemu untuk berkoordinasi. Untuk sehari-hari di DPR nanti akan dipimpin langsung oleh Pak Cucun Syamsurijal," pungkas Dasco. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kenaikan gaji hakim junior hingga 280 persen dalam Pidato Kenegaraan Sidang Tahuna...

news | 10:46 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani sebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai terobosan mewujudkan Generasi Emas 2045 dalam Si...

news | 10:04 WIB

Kereta penumpang berisi 150 orang anjlok di East Sussex, Inggris. Sebanyak 11 orang terluka dan perjalanan kereta tergan...

news | 09:30 WIB

Kementerian ESDM menegaskan bakal menindak tegas tambang emas ilegal (PETI) yang menyuplai sindikat penyelundupan emas R...

news | 08:15 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menduga tambang emas ilegal (PETI) menjadi penyuplai utama kasus penyelundupan 23,7 kg emas ...

news | 07:15 WIB