Italia Tegaskan Tak Terlibat Operasi Militer AS terhadap Iran

Menlu Italia Antonio Tajani membantah keras klaim Sekjen NATO Mark Rutte terkait penggunaan pangkalan militer Italia oleh AS untuk menyerang Iran.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:41 WIB
Italia Tegaskan Tak Terlibat Operasi Militer AS terhadap Iran

Italia Tegaskan Tak Terlibat Operasi Militer AS terhadap Iran

matamata.com - Menteri Luar Negeri sekaligus Wakil Perdana Menteri Italia, Antonio Tajani, menegaskan bahwa negaranya tidak terlibat dalam operasi militer Amerika Serikat (AS) terhadap Iran. Penegasan ini disampaikan langsung kepada Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyusul klaim sepihak dari pihak NATO.

"Italia tidak pernah mengambil bagian dalam inisiatif militer apa pun. Kami juga tidak pernah mengizinkan penggunaan pangkalan militer untuk aksi militer terhadap Iran, sesuai dengan perjanjian yang berlaku dengan Amerika Serikat," ujar Tajani melalui akun X resminya, Kamis (25/6).

Klarifikasi ini merupakan respons langsung terhadap pernyataan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte. Sebelumnya, Rutte mengeklaim kepada Fox News bahwa AS telah melakukan 500 penerbangan dari wilayah Italia untuk mendukung operasi militer terhadap Iran.

Kementerian Pertahanan Italia pun bereaksi keras dan menyebut pernyataan Mark Rutte sebagai informasi yang menyesatkan. Pihak Kemenhan menjelaskan bahwa selama operasi tersebut, izin yang diberikan di pangkalan militer AS di Italia murni hanya untuk penerbangan teknis dan logistik, bukan jet tempur taktis untuk menyerang.

Di sisi lain, isu ini sempat memicu reaksi diplomatik dari Teheran. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, sempat meminta Italia dan Rumania—dua negara yang dicatut oleh Rutte—untuk memberikan penjelasan kepada komunitas internasional terkait alasan di balik dukungan terhadap agresi AS dan Israel.

Meski sempat memanas, Menlu Tajani justru memanfaatkan momentum komunikasi ini untuk menurunkan tensi diplomasi. Ia meminta Menlu Araghchi memastikan pemulihan penuh kebebasan pelayaran di Selat Hormuz demi menjamin kelancaran kapal kargo Italia.

Selain itu, Tajani menekankan bahwa pembukaan kembali Kedutaan Besar Italia di Teheran menjadi sinyal penting untuk memperkuat dialog, serta memulihkan hubungan ekonomi dan budaya kedua negara. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak ada kebijakan baru terkait pemungutan pajak rumah kontrakan. Simak klarifik...

news | 17:35 WIB

Pemerintah siapkan anggaran Rp4,14 triliun untuk Magang Nasional Angkatan 2 Tahun 2026. Simak jumlah kuota, pendaftar, d...

news | 16:30 WIB

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mendorong koperasi sawit merambah hilirisasi hingga fasilitas refinery minyak goreng. ...

news | 16:26 WIB

Donald Trump mengungkapkan keinginannya maju pada Pilpres AS 2028 untuk periode ketiga, namun terhalang Amandemen ke-22 ...

news | 15:08 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan dua pesawat tempur Rafale TNI AU tampil perdana pada peringatan HUT ke-81 RI di Istan...

news | 15:05 WIB