Menteri Kebudayaan: Ruang Kreatif Komunitas Strategis bagi Keberlanjutan Budaya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya ruang kreatif komunitas dalam menjaga kelestarian tradisi, merujuk pada kesuksesan Banyumas Lengger Bicara 2026.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:45 WIB
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon saat memberikan keterangan dalam Banyumas Lengger Bicara 2026 yang digelar di Menara Teratai, Purwokerto, Jumat (26/6/2026). (ANTARA/HO-Kementerian Kebudayaan)

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon saat memberikan keterangan dalam Banyumas Lengger Bicara 2026 yang digelar di Menara Teratai, Purwokerto, Jumat (26/6/2026). (ANTARA/HO-Kementerian Kebudayaan)

Matamata.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa ruang kreatif berbasis komunitas memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan budaya nasional. Kehadiran ruang tersebut dinilai krusial untuk mendorong inovasi tanpa melepaskan akar tradisi.

"Budaya akan tetap hidup bukan hanya karena diwariskan, tetapi karena diberi ruang untuk dipraktikkan, dikembangkan, dan dirayakan bersama oleh komunitasnya," ujar Fadli Zon dalam keterangan resminya, Sabtu (27/6/2026).

Fadli menjelaskan, langkah ini sejalan dengan amanat Pasal 32 ayat (1) UUD 1945. Kementerian Kebudayaan kini terus memperkuat pelindungan tradisi lokal melalui pemberdayaan komunitas, festival budaya, hingga digitalisasi dokumentasi warisan budaya untuk skala internasional.

Sebagai contoh nyata, ia menyoroti perhelatan "Banyumas Lengger Bicara 2026: Gemah Ripah Loh Jinawi" yang diinisiasi oleh Yayasan Lengger Bicara. Menurutnya, Lengger Banyumas bukan sekadar pertunjukan tari, melainkan manifestasi sejarah, nilai kehidupan, dan identitas yang diwariskan lintas generasi.

"Pertunjukan Lengger Banyumas menjadi ruang dialog budaya yang mempererat persaudaraan dan memperkuat identitas daerah, sekaligus berkontribusi bagi kemajuan kebudayaan Indonesia," tambahnya.

Fadli mencatat, kekayaan budaya Banyumas—seperti Calung, Ebeg, Buncis, hingga seni tutur dialek ngapak—memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui medium kreatif modern seperti film, teater, dan siniar agar lebih relevan bagi generasi muda.

Senada dengan itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menjelaskan bahwa tema "Gemah Ripah Loh Jinawi" yang diusung dalam acara tersebut merepresentasikan tanah yang makmur selaras dengan budaya yang terus berkembang.

Puncak perhelatan yang digelar di Menara Teratai, Purwokerto, tersebut juga diisi dengan sesi Tribute to Maestro. Penghargaan diberikan kepada maestro Peang Penjol dan Suliyah atas dedikasi mereka dalam merawat serta mengembangkan kesenian tradisional Banyumas. Penghargaan ini menegaskan pentingnya posisi maestro sebagai penjaga memori budaya sekaligus inspirator bagi generasi seniman masa depan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Presiden Prabowo Subianto dalam Sarasehan Kebangsaan 2026 di JCC member...

news | 09:30 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengalihkan hadiah sayembara Rp250 juta kepada keluarga korban penyekapan. Pemprov Jabar jug...

news | 07:30 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon berkomitmen mendukung seni tradisi Lengger Banyumas menembus panggung internasional demi me...

news | 06:00 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memutuskan menambah penempatan dana pemerintah (SAL) hingga Rp400 triliun di bank Himbara de...

news | 16:22 WIB

Kementerian ESDM sempat menahan ekspor batu bara demi mengamankan pasokan listrik PLN. Kini ekspor normal kembali dan pe...

news | 16:04 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebut Indonesia masih kekurangan 7.500 layar bioskop. Intip peluang investasi industri film...

news | 14:51 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi resmi ditunjuk menjadi Ketua Satgas Mitigasi PHK. Satgas siap menggandeng Polri untuk memetakan ...

news | 13:19 WIB

Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran Rp100 miliar dalam APBD untuk program beasiswa LPDP khusus Jakarta. Simak ku...

news | 13:15 WIB

Menlu Italia Antonio Tajani membantah keras klaim Sekjen NATO Mark Rutte terkait penggunaan pangkalan militer Italia ole...

news | 12:41 WIB

KPK limpahkan berkas tahap II tersangka terakhir kasus suap Ditjen Bea Cukai, Budiman Bayu Prasojo. Kasus ini turut meny...

news | 12:38 WIB