Presiden Prabowo Gelar Ratas di Hambalang, Evaluasi Progres Program Strategis Nasional

Presiden Prabowo Subianto pimpin rapat terbatas di Hambalang segera setelah kembali dari luar negeri. Bahas ketahanan pangan, energi, hingga pertahanan nasional.

Elara | MataMata.com
Senin, 26 Januari 2026 | 06:15 WIB
Presiden Prabowo Gelar Ratas di Hambalang, Evaluasi Progres Program Strategis Nasional

Presiden Prabowo Gelar Ratas di Hambalang, Evaluasi Progres Program Strategis Nasional

matamata.com - Presiden Prabowo Subianto langsung memimpin rapat terbatas (ratas) di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). Rapat tersebut digelar untuk mengevaluasi pelaksanaan berbagai Program Strategis Nasional (PSN).

Pertemuan ini berlangsung hanya dalam waktu 1x24 jam setelah Presiden tiba di tanah air usai merampungkan rangkaian kunjungan kerja ke Inggris, Swiss, dan Prancis sejak awal pekan lalu. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa rapat maraton tersebut berlangsung sejak Minggu siang hingga malam hari.

"Setibanya dari luar negeri, Presiden ingin memastikan perkembangan program strategis dari para pejabat terkait," ujar Teddy dalam keterangan resminya di Jakarta.

Laporan Lintas Sektoral Dalam ratas berformat meja bundar tersebut, sejumlah menteri melaporkan perkembangan signifikan di sektor masing-masing. Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan memaparkan progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sementara Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melaporkan situasi terkini sektor energi serta minyak dan gas.

Di sektor fiskal, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan laporan mendalam mengenai stabilitas keuangan dan perbankan nasional. Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto memaparkan arah kerja sama internasional di bidang pendidikan tinggi.

Penguatan Pertahanan dan Hukum Presiden juga memberikan perhatian khusus pada stabilitas keamanan dan penegakan hukum. Menhan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melaporkan kondisi pertahanan terkini. Di sisi lain, Jaksa Agung ST Burhanuddin memaparkan hasil penertiban kawasan hutan nasional.

Berdasarkan dokumentasi Sekretariat Presiden, rapat ini dihadiri pula oleh Mensesneg Prasetyo Hadi, Kepala BIN M. Herindra, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta sejumlah pejabat teknis seperti Dirut PT Pindad Sigit P. Santosa dan Kepala Badan Logistik Pertahanan Yusuf Jauhari.

Langkah cepat Presiden ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga momentum pembangunan di tengah tantangan global pasca-diplomasi di Eropa. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemenko Pangan siapkan program Desa Tematik Perikanan di 40.000 lokasi. Targetkan produksi 1,2 juta ton ikan, suplai MBG...

news | 17:47 WIB

KPK memanggil anak anggota DPR Anwar Sadad sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana hibah Pemprov Jatim. Simak daftar len...

news | 15:21 WIB

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa perluasan perjanjian perdagangan internasional dengan Amerika Serikat ...

news | 13:53 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak penguatan keselamatan transportasi laut menyusul rentetan kecelakaan kapal di awal 2...

news | 13:15 WIB

Mendes PDT Yandri Susanto membantah tegas isu hoaks terkait Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang disebut akan mematik...

news | 12:18 WIB