Cegah Abrasi di Kuta hingga Candidasa, Jepang Garap Proyek Jumbo Rp1,08 T di Bali

Pemerintah Jepang kucurkan dana Rp1,08 triliun untuk proyek konservasi pantai Bali Fase II hingga 2028. Meliputi Kuta, Sanur, hingga Candidasa.

Elara | MataMata.com
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:00 WIB
Konsul Jenderal Jepang Miyakawa Katsutoshi (kanan) bersama Gubernur Bali Wayan Koster di sela-sela peringatan HUT ke-66 Kaisar Jepang di Denpasar, Bali, Rabu (11/2/2026). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Konsul Jenderal Jepang Miyakawa Katsutoshi (kanan) bersama Gubernur Bali Wayan Koster di sela-sela peringatan HUT ke-66 Kaisar Jepang di Denpasar, Bali, Rabu (11/2/2026). ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Matamata.com - Pemerintah Jepang resmi melanjutkan proyek konservasi pantai di Bali tahap kedua dengan nilai investasi mencapai 9,85 miliar yen atau setara Rp1,08 triliun. Proyek yang ditargetkan rampung pada 2028 ini bertujuan untuk mengendalikan dampak erosi dan abrasi yang mengancam pesisir Pulau Dewata.

Konsul Jenderal Jepang di Denpasar, Miyakawa Katsutoshi, menegaskan bahwa proyek ini merupakan bentuk komitmen jangka panjang Jepang dalam mendukung pembangunan di Indonesia.

"Jepang berkomitmen untuk terus berkontribusi mendukung pembangunan Indonesia. Kerja sama ekonomi ini bukan sekadar bantuan keuangan, melainkan kolaborasi tulus untuk melindungi kehidupan masyarakat," ujar Miyakawa di sela resepsi peringatan HUT ke-66 Kaisar Jepang di Denpasar, Kamis (12/2/2026).

Proyek fase II ini mencakup wilayah yang lebih luas, yang terbagi dalam tiga paket utama:

Paket I: Perluasan konservasi ke kawasan Candidasa, Kabupaten Karangasem.
Paket II: Kawasan Kuta, Legian, dan Seminyak di Kabupaten Badung.
Paket III: Kawasan Nusa Dua, Tanjung Benoa, dan Sanur (Kota Denpasar).

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum RI akan bertindak sebagai badan pelaksana. Alokasi dana pada fase II ini meningkat dibandingkan fase I (periode 2000-2008) yang kala itu menghabiskan 9,5 miliar yen atau sekitar Rp1,04 triliun.

Secara teknis, metode yang digunakan hampir serupa dengan fase sebelumnya, yakni pengisian pasir (sand nourishment), pembangunan pemecah gelombang laut (breakwater), hingga perbaikan tembok laut.

Khusus di kawasan Kuta-Legian-Seminyak, fokus utama adalah pengisian pasir dan konstruksi breakwater. Sementara di Nusa Dua, Tanjung Benoa, dan Sanur, material akan diambil dari stockpile Mertasari serta akumulasi pasir alami. Di Candidasa, proyek akan difokuskan pada pengisian pasir serta pemeliharaan groin—struktur bangunan yang menahan pergerakan pasir akibat arus laut.

Selain menekan abrasi, bantuan pembangunan resmi dari Jepang ini juga bertujuan untuk merevitalisasi terumbu karang yang menjadi daya tarik bawah laut Bali. (Antara)

Baca Juga: Danantara Kelola PLTSa Samarinda, Proyek Strategis Nasional Resmi Satu Pintu

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Indonesia dan Jepang sepakati kerja sama konservasi komodo melalui program breeding loan di Shizuoka. Simak ambisi Diplo...

news | 15:00 WIB

Presiden Prabowo menginstruksikan penyelenggaraan Pasar Murah Untuk Rakyat di Monas, Sabtu (28/3) sore. Tersedia 100 rib...

news | 14:57 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan menjamin stok pangan nasional aman dari dampak perang Timur Tengah. Simak penjelasan Zulhas ...

news | 13:45 WIB

Mentan Amran Sulaiman menegaskan hilirisasi komoditas seperti kelapa dan sawit adalah kunci Indonesia menjadi negara kua...

news | 13:00 WIB

KPK ingatkan ASN dan kepala daerah dilarang gunakan kendaraan dinas untuk mudik Lebaran 2026. Simak aturan dan risiko ko...

news | 12:30 WIB

Menag Nasaruddin Umar mendukung penuh PP Tunas yang membatasi medsos bagi anak bawah 16 tahun mulai 28 Maret 2026. Simak...

news | 11:30 WIB

Kanwil Kemenag Sumbar mulai mendistribusikan koper jemaah haji kloter 1 Kota Padang lebih awal. Simak perubahan warna ko...

news | 10:45 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid tegas bakal sanksi platform digital yang langgar PP Tunas per 28 Maret 2026. Meta dan YouTube di...

news | 08:15 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman puji atmosfer SUGBK usai debut manis menang 4-0 atas St Kitts and Nevis. Simak eva...

news | 07:00 WIB

KJRI Jeddah memastikan 24 jemaah umrah WNI selamat dalam insiden bus terbakar di jalur Mekkah-Madinah. Simak kronologi d...

news | 06:00 WIB