Erick Thohir Buka Suara Soal Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjalin komunikasi dengan FIFA terkait rencana Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Simak kesiapan FFI!

Elara | MataMata.com
Selasa, 12 Mei 2026 | 12:40 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat ditemui awak media termasuk ANTARA di Kongres Biasa Federasi Futsal Indonesia (FFI) 2026 di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026). (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat ditemui awak media termasuk ANTARA di Kongres Biasa Federasi Futsal Indonesia (FFI) 2026 di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026). (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

Matamata.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengungkapkan perkembangan terbaru mengenai rencana Indonesia mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal 2028. Hal ini disampaikan Erick usai menjalin komunikasi dengan FIFA dalam Kongres FIFA ke-76 di Vancouver, Kanada, akhir April lalu.

"Ya, kemarin sudah disampaikan (ke FIFA). Nanti tentu FIFA yang memutuskan," ujar Erick saat ditemui wartawan dalam Kongres Biasa Federasi Futsal Indonesia (FFI) 2026 di Jakarta Pusat, Selasa (12/5/2026).

Menyongsong dua tahun menjelang penyelenggaraan, Erick mengingatkan FFI agar segera "naik kelas". Hal ini bertujuan agar Indonesia tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga secara teknis dan penyelenggaraan jika nantinya ditunjuk oleh FIFA.

Senada dengan Erick, Ketua Umum FFI Michael Sianipar menegaskan bahwa menjadi tuan rumah ajang tertinggi futsal tersebut adalah impian besar seluruh pemangku kepentingan futsal nasional.

"Kita berharap, karena sudah pernah menjadi tuan rumah Piala Asia, berikutnya kita bisa mengincar Piala Dunia juga," kata Michael.

Ambisi ini bukan tanpa alasan. Michael menyebutkan, kepercayaan diri Indonesia muncul setelah kesuksesan menyelenggarakan Piala Asia Futsal 2026 di Jakarta awal tahun ini. Selain sukses sebagai penyelenggara, Timnas Futsal Indonesia juga mencetak sejarah dengan menembus babak final untuk pertama kalinya.

Dalam laga puncak tersebut, Indonesia memberikan perlawanan sengit melawan raksasa Asia, Iran. Laga berakhir imbang 5-5 hingga babak tambahan waktu, sebelum akhirnya Indonesia kalah tipis dalam drama adu penalti dengan skor 4-5.

Michael berharap, jika pun tidak terpilih untuk edisi terdekat, Indonesia tetap konsisten mengincar peluang menjadi tuan rumah pada kesempatan berikutnya demi menjaga momentum kebangkitan futsal tanah air. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.503 per dolar AS pada Selasa (12/5/2026). Simak analisis pemicunya dari konflik Selat...

news | 12:36 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah melakukan langkah pencegahan masif dan antisipasi dini agar Indonesia tida...

news | 12:33 WIB

Presiden Prabowo Subianto membeli sapi kurban seberat 1,02 ton bernama "Diego" dari peternak Temanggung seharga Rp100 ju...

news | 12:30 WIB

Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menggandeng ALUMNAS untuk memperkuat monetisasi IP dan kolaborasi strategis demi keman...

news | 12:06 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani menjamin revisi UU Pemilu (RUU Pemilu) akan mengedepankan asas jurdil dan tidak merugikan rak...

news | 11:56 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek MRT Fase 2A. Progres mencapai 59%, rute Bundaran HI-Monas ditargetkan bero...

news | 11:45 WIB

Kementan tegaskan komitmen lindungi peternak rakyat dalam pengembangan industri unggas nasional. Investasi asing diharap...

news | 09:45 WIB

Menhut Raja Juli Antoni tegaskan visi Presiden Prabowo Subianto dalam pengelolaan hutan lestari Indonesia pada sidang UN...

news | 09:15 WIB

Nadiem Makarim mengaku tak ingat gaji menteri saat sidang korupsi pengadaan laptop Rp2,1 triliun. Ia mengklaim merugi se...

news | 06:00 WIB

Nadiem Makarim menjalani sidang pemeriksaan terdakwa kasus korupsi Chromebook senilai Rp2,18 triliun di PN Jakarta Pusat...

news | 15:54 WIB