Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Bikin Penonton Jogja Menangis Haru

Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan sukses bikin penonton Jogja penuh haru dengan kisah keluarga menghadapi Alzheimer dan pesan untuk menghargai kebersamaan.

Yohanes Endra | Rosiana Chozanah | MataMata.com
Senin, 11 Mei 2026 | 16:24 WIB
Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan

Matamata.com - Penayangan spesial film drama keluarga Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan di CGV Jwalk, Minggu (10/5/2026), sukses bikin studio penuh sesak.

Antusiasme penonton terhadap karya terbaru sutradara Kuntz Agus dengan skenario dari Alim Sudio benar-benar terasa.

Film ini mengangkat tema caregiving dan memori keluarga. Ceritanya berpusat pada Kesha (Yasmin Napper), mahasiswi film yang harus menghadapi kenyataan pahit ketika sang ibu, Yuke (Lulu Tobing), mulai kehilangan ingatan akibat Alzheimer.

Perlahan, sosok Yuke yang jadi pusat kehangatan keluarga mulai lupa keseharian, nama anak-anaknya, hingga kenangan sederhana yang pernah mereka bangun bersama.

Salah satu penonton, Dea, mengaku emosinya terbawa sepanjang film. Ia merasa relate dengan karakter anak pertama yang digambarkan harus tegar meski menanggung beban berat.

"Filmnya bagus, sisi emosionalnya sangat terasa dan aku merasa sangat relate. Apalagi karakter yang diperankan Kesha sebagai anak pertama, aku merasakannya juga di mana anak pertama punya beban berat tapi harus tetap terlihat tegar dan dewasa," ujar Dea.

Dea juga menyoroti sosok ayah yang sabar dan selalu mendukung istrinya. Menurutnya, karakter ayah menjadi penguat keluarga karena mampu menghadapi masalah dengan jernih tanpa menyalahkan.

Penonton lain, Ema, juga memberikan kesan positif. Menurutnya, film ini menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan bersama orang tersayang itu sangat penting.

“Bagus banget filmnya, jadi diingetin lagi buat lebih menghargai setiap detik waktu dan moment bareng keluarga,” ujarnya.

Selain Yasmin Napper dan Lulu Tobing, film ini juga dibintangi Ibnu Jamil, Shofia Shireen, dan Jordan Omar.

Baca Juga: Nadiem Makarim Jalani Sidang Pemeriksaan Terdakwa Kasus Chromebook Jelang Operasi

Suasana haru terasa hampir di setiap penayangan, dengan banyak penonton yang menangis karena merasa dekat dengan cerita yang diangkat.

Film yang akan tayang reguler pada 13 Mei 2026 ini mengajak penonton untuk lebih menghargai kebersamaan bersama orang tercinta, karena waktu dan memori keluarga adalah hal yang tak bisa diulang.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Chapter Jogja lahir sebagai kelanjutan dari semangat Jogja Art Fair....

life | 17:05 WIB

Mengusung tema ARS LONGA: GENERATIO, ARTJOG mengajak publik melihat kembali hubungan antargenerasi melalui praktik seni....

life | 10:51 WIB

Kemenangan Naga Sembilan menjadi salah satu highlight utama gelaran IHR Piala Paku Alam 2026....

life | 15:27 WIB

Youth Break the Boundaries umumkan pemenang Japan Youth Summit (JYS) 2026 di Osaka, ajang pemuda dunia berinovasi, tukar...

life | 13:24 WIB

Ada 6 faktor atau elemen yang membuat manajemen merasa optimistis untuk perkembangan dan kemajuan bisnis ke depan....

life | 19:20 WIB

Sebagai pembuka trilogi, ARTJOG 2026 mengusung tema Ars Longa: Generatio....

life | 11:53 WIB

Trailer yang ditampilkan bukan hanya menghadirkan jumpscare, tapi membangun rasa tidak nyaman yang perlahan merayap....

life | 11:05 WIB

Penyelenggaraan Piala Paku Alam merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga warisan budaya sekaligus mendorong kemajuan...

life | 14:15 WIB

Kehadiran Aurora Ribero sukses membawa bumbu romansa anak muda yang segar sekaligus penuh dilema emosional....

life | 16:54 WIB

Bukan sekadar tontonan biasa, film ini viral karena berhasil menjelma menjadi pelantang suara bagi setiap anggota keluar...

life | 16:34 WIB