Jadwal Final ASEAN Futsal 2026: Prediksi Indonesia vs Thailand dan Komentar Hector Souto

Untuk naskah berikutnya, tambahkan sedikit info mengenai kondisi fisik pemain atau apakah ada pemain yang absen karena akumulasi kartu, agar pembaca mendapatkan gambaran kekuatan skuad secara teknis.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 11 April 2026 | 06:00 WIB
Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto menjawab pertanyaan para pewarta setelah memimpin latihan tim di Jakarta, Rabu (1/4/2026). ANTARA/Rauf Adipati/am.

Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto menjawab pertanyaan para pewarta setelah memimpin latihan tim di Jakarta, Rabu (1/4/2026). ANTARA/Rauf Adipati/am.

Matamata.com - Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan bahwa anak asuhnya tidak merasa inferior atau rendah diri menjelang laga final Kejuaraan Futsal ASEAN 2026. Skuad Garuda dijadwalkan menantang tuan rumah Thailand di Nonthaburi Hall, Bangkok, pada Minggu (12/4/2026).

Indonesia memastikan tiket final setelah menumbangkan Vietnam dengan skor tipis 3-2 pada laga semifinal, Jumat (10/4). Sementara itu, Thailand melaju ke partai puncak usai meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Australia.

"Thailand adalah favorit. Mereka bermain di kandang dan memiliki pemain yang sudah bertahun-tahun bermain bersama. Namun, kami di sini untuk memainkan permainan kami sendiri," ujar Souto melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta.

Pelatih asal Spanyol tersebut menggarisbawahi identitas tim yang menjadi kekuatan utama Evan Soumilena dan kawan-kawan. "Kami bangga dengan identitas tim ini yang tidak pernah merasa inferior di hadapan siapa pun," tegasnya.

Meski Thailand diperkuat bintang kelas dunia seperti Muhammad Osamanmusa serta enam pemain berpengalaman Piala Dunia, Souto tetap percaya pada kualitas kolektif timnya. Ia menekankan bahwa pintu Timnas selalu terbuka bagi pemain terbaik dari kompetisi domestik.

"Semua pemain yang bersinar di Professional Futsal League (PFL) memiliki peluang yang sama. Kita tidak mengenal Indonesia A atau B. Ini adalah satu Indonesia," tambah Souto.

Pengalaman para pemain muda Indonesia yang terasah di tensi tinggi PFL diharapkan menjadi kunci untuk meredam kematangan skuad senior Thailand. Laga final ini menjadi momentum besar bagi Indonesia untuk mempertahankan takhta.

Sebagai informasi, Indonesia berstatus sebagai juara bertahan setelah pada edisi 2024 lalu sukses mengangkat trofi usai mengalahkan Vietnam 2-0 di partai final. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri PU Dody Hanggodo memutuskan ASN Kementerian PU tidak menerapkan WFH. Fokus pada penanganan bencana di Sumatera m...

news | 08:15 WIB

Ekonom Universitas Paramadina memprediksi ekonomi Indonesia 2026 tumbuh di atas proyeksi Bank Dunia (4,7%), meski sulit ...

news | 07:00 WIB

Peneliti BRIN kembangkan teknologi DBD Plasma untuk produksi amonia (pupuk nitrogen) yang lebih ramah lingkungan, hemat ...

news | 14:00 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah investasi jangka panjang untuk mencetak ...

news | 13:27 WIB

KPK tegaskan pemeriksaan saksi dan layanan publik seperti LHKPN tetap berjalan normal meski kebijakan WFH nasional setia...

news | 13:23 WIB

Menag Nasaruddin Umar resmi menerapkan kebijakan WFH setiap Jumat bagi ASN Kemenag mulai 10 April 2026 sebagai bagian da...

news | 13:00 WIB

KPK menyerahkan aset rampasan senilai Rp3,88 miliar dari koruptor Tagop Soulisa dan Puput Tantriana ke Kementerian PU un...

news | 12:55 WIB

Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik kendaraan listrik di Magelang dan menegaskan pentingnya kemandirian energi. ...

news | 12:15 WIB

Kemenag menjamin layanan legalisasi buku nikah tetap buka di tengah kebijakan WFH Jumat. Simak jadwal operasional dan lo...

news | 11:30 WIB

PM Lebanon Nawaf Salam meminta bantuan Pakistan untuk menghentikan serangan Israel. Simak detail kesepakatan AS-Iran dan...

news | 07:45 WIB