DPR Wanti-wanti TVRI Jaga Kualitas Siaran Piala Dunia 2026

Komisi VII DPR RI meminta LPP TVRI menjaga kualitas siaran Piala Dunia 2026 demi marwah lembaga setelah absen selama 30 tahun menyiarkan ajang ini.

Elara | MataMata.com
Rabu, 13 Mei 2026 | 12:00 WIB
Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay bersama Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Saraswati Djojohadikusumo memimpin rapat bersama sejumlah lembaga penyiaran di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (13/5/2026). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Partaonan Daulay bersama Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Saraswati Djojohadikusumo memimpin rapat bersama sejumlah lembaga penyiaran di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (13/5/2026). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Matamata.com - Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, meminta Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI memastikan penyiaran ajang FIFA World Cup atau Piala Dunia 2026 berjalan sukses. Hal ini dinilai krusial demi memenuhi harapan masyarakat sekaligus menjaga marwah TVRI sebagai pemegang hak siar resmi.

"Saat ini tanpa terasa pertandingan-pertandingan Piala Dunia 2026 akan segera dimulai. TVRI harus memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan tersebut setelah sekitar 30 tahun terakhir tidak menyiarkan ajang itu," ujar Saleh dalam rapat bersama sejumlah lembaga penyiaran di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Saleh menegaskan bahwa TVRI tidak boleh gagal dalam mengeksekusi siaran ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut. Momentum kembalinya TVRI sebagai pemegang hak siar setelah tiga dekade harus dijawab dengan performa penyiaran yang matang.

"Jangan sampai begitu sudah dikasih kesempatan setelah 30 tahun sekian, ternyata tidak mampu menyiarkan," tegasnya.

Menurut Saleh, keberhasilan penyiaran Piala Dunia 2026 tidak hanya berdampak pada citra TVRI sebagai stasiun televisi bersejarah, tetapi juga menyangkut reputasi Indonesia di mata publik.

"TVRI bagi saya lembaga penyiaran yang berkelas. Karena itu, tidak boleh ada kekurangan dalam penyiaran tersebut," kata Saleh menambahkan.

Ia menekankan bahwa kepuasan masyarakat harus menjadi target utama TVRI. Terlebih, memberikan hiburan dan informasi berkualitas kepada publik merupakan salah satu bagian dari tugas pemerintah.

"Tentu apa pun yang kurang dan apa pun yang diminta oleh masyarakat harus dipenuhi secara baik," jelasnya.

Sebagai informasi, pemerintah melalui LPP TVRI telah resmi mencapai kesepakatan dengan FIFA untuk menjadi pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Melalui kerja sama ini, TVRI menargetkan penyiaran berkualitas dunia yang inklusif, mudah diakses, serta mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Target jangkauan ini juga mencakup masyarakat di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T).

Baca Juga: Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jalani Sidang Tuntutan dan Bersiap Operasi

TVRI dijadwalkan akan menyiarkan secara penuh total 104 pertandingan Piala Dunia 2026, mulai dari fase grup hingga babak final, selama 39 hari penyelenggaraan turnamen. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menko Pangan Zulkifli Hasan meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memperbanyak menu telur di program Makan Bergizi Gratis un...

news | 12:05 WIB

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim menjalani sidang tuntutan kasus dugaan korupsi Chromebook Rp2,18 triliun hari ini....

news | 09:45 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan 71 persen SPPG di Sulawesi Selatan telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi ...

news | 09:00 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka menerima pengurus Pemuda Masjid Dunia di Istana. Indonesia bersiap jadi tuan rumah MTQ Ant...

news | 07:15 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka dan Menhub Dudy Purwagandhi meninjau proyek MRT Jakarta Fase 2A. Target rute HI-Monas bero...

news | 06:00 WIB

Festival Raksha Loka merupakan selebrasi sekaligus ruang amplifikasi atas keberhasilan inisiatif pemulihan ekosistem ber...

news | 15:21 WIB

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjalin komunikasi dengan FIFA terkait rencana Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia Fu...

news | 12:40 WIB

Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.503 per dolar AS pada Selasa (12/5/2026). Simak analisis pemicunya dari konflik Selat...

news | 12:36 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah melakukan langkah pencegahan masif dan antisipasi dini agar Indonesia tida...

news | 12:33 WIB

Presiden Prabowo Subianto membeli sapi kurban seberat 1,02 ton bernama "Diego" dari peternak Temanggung seharga Rp100 ju...

news | 12:30 WIB