Badan Gizi Nasional Dorong Percepatan SLHS SPPG di Sulawesi Selatan, Ini Progresnya

Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan 71 persen SPPG di Sulawesi Selatan telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Simak progres lengkapnya di sini.

Elara | MataMata.com
Rabu, 13 Mei 2026 | 09:00 WIB
Badan Gizi Nasional Dorong Percepatan SLHS SPPG di Sulawesi Selatan, Ini Progresnya

Badan Gizi Nasional Dorong Percepatan SLHS SPPG di Sulawesi Selatan, Ini Progresnya

matamata.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat sebanyak 585 unit atau 71 persen dari total 824 Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di Sulawesi Selatan (Sulsel) telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sementara itu, 239 SPPG sisanya atau sekitar 29 persen saat ini masih dalam proses pemenuhan sertifikasi.

"Saat ini capaian Sulsel sudah mencapai 71 persen dan sisanya masih dalam proses percepatan,” ujar Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah III BGN, Ranto, dalam keterangan tertulisnya di Makassar, Rabu (13/5/2026).

Ranto menjelaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan progres positif dalam pemenuhan standar keamanan pangan di Sulsel. Upaya ini terus didorong melalui koordinasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, BGN, dan pemangku kepentingan terkait.

Langkah strategis tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Perolehan SLHS dan Peningkatan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan SPPG di Sulsel.

“Pertemuan ini menjadi bagian dari konsolidasi bersama seluruh kepala dinas kesehatan untuk mempercepat pemenuhan standar keamanan pangan, termasuk percepatan penerbitan SLHS," kata Ranto menambahkan.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel, Jufri Rahman, menegaskan bahwa percepatan kepemilikan SLHS bukan sekadar urusan pemenuhan administrasi belaka.

Menurutnya, sertifikasi ini merupakan komitmen nyata untuk memastikan setiap layanan pangan yang diberikan kepada masyarakat telah memenuhi standar kesehatan, kebersihan, dan keamanan.

Untuk mencapai target 100 persen, Jufri menekankan pentingnya sinergi yang kuat dari seluruh lini.

"Percepatan SLHS membutuhkan koordinasi lintas sektor, mulai dari Dinas Kesehatan, BPOM, Dinas Lingkungan Hidup, pengelola SPPG, hingga pemerintah kabupaten dan kota," tegas Jufri. (Antara)

Baca Juga: Wapres Gibran Minta Pemuda Masjid Dunia Jadi Perekat Generasi Muda

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Korlantas Polri kini mengintegrasikan pengurusan kendaraan terblokir akibat tilang elektronik (ETLE) langsung di kantor ...

news | 14:41 WIB

KPK memanggil Kepala Grup Pengadaan Bank BJB dan mantan aspri Ridwan Kamil sebagai saksi kasus korupsi pengadaan iklan s...

news | 14:02 WIB

Menpora Erick Thohir menyebut potensi wisata olahraga (sport tourism) Indonesia baru tergarap 0,5 persen atau Rp39,5 tri...

news | 13:19 WIB

Atlet panjat tebing Indonesia, Aditya Tri Syahria, memecahkan rekor Asian Games tiga kali dan memuncaki kualifikasi spee...

news | 12:27 WIB

MK resmi mengabulkan penarikan permohonan uji materiil Pasal Santet (Pasal 252 KUHP) yang diajukan mahasiswa Unpam karen...

news | 11:04 WIB