Pulihkan Sarana Pascabencana, Kemenag Kucurkan Ratusan Miliar untuk Madrasah dan Pesantren di Sumatera

Menag Nasaruddin Umar pastikan rehabilitasi 650 madrasah di Sumatera rampung. Kemenag kucurkan dana ratusan miliar untuk pesantren dan rumah ibadah.

Elara | MataMata.com
Kamis, 12 Februari 2026 | 11:15 WIB
Pulihkan Sarana Pascabencana, Kemenag Kucurkan Ratusan Miliar untuk Madrasah dan Pesantren di Sumatera

Pulihkan Sarana Pascabencana, Kemenag Kucurkan Ratusan Miliar untuk Madrasah dan Pesantren di Sumatera

matamata.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi sarana pendidikan keagamaan serta rumah ibadah di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus berjalan. Saat ini, sebagian besar fasilitas tersebut dilaporkan telah kembali beroperasi normal.

“Alhamdulillah, sekarang kita bisa lihat rehabilitasi bertahap pada 650 madrasah telah dilakukan dan kegiatan belajar-mengajar sudah berjalan,” ujar Menag Nasaruddin Umar dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (12/2/2026).

Dalam upaya pemulihan pascabencana di Sumatera, Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan skala prioritas untuk rumah ibadah, madrasah, dan pondok pesantren agar fungsi pelayanan publik segera kembali pulih.

Data Dampak dan Progres Pemulihan Bencana banjir di wilayah Sumatera sebelumnya berdampak pada ribuan fasilitas. Berikut adalah rincian progres pemulihan hingga saat ini:

  • Pondok Pesantren: Dari 1.173 yang terdampak, sebanyak 1.066 pesantren sudah beroperasi kembali.
  • Rumah Ibadah: Dari 1.593 yang terdampak, sebanyak 1.553 unit sudah dapat digunakan.
  • Kantor Urusan Agama (KUA): 101 dari 102 KUA sudah beroperasi. Satu KUA yang rusak berat saat ini diberikan layanan sementara.

Meski demikian, Menag mencatat masih terdapat 110 madrasah kategori rusak parah, di mana 13 di antaranya harus direlokasi. Selain itu, terdapat 107 pesantren dan 40 rumah ibadah (16 masjid dan 24 gereja) yang masih dalam kondisi rusak berat.

Kolaborasi dan Anggaran Menag menjelaskan bahwa renovasi gedung madrasah dilakukan melalui kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Terkait pendanaan, Kemenag telah menyiapkan alokasi anggaran yang signifikan:

  1. Rp85,5 Miliar: Untuk sarana prasarana dan kebutuhan pembelajaran di 123 madrasah rusak berat.
  2. Rp74,1 Miliar: Bantuan rehabilitasi untuk 107 pondok pesantren.
  3. Rp20 Miliar: Bantuan stimulasi untuk 40 rumah ibadah.
  4. Rp3 Miliar: Pengadaan lahan dan rekonstruksi satu unit KUA yang harus direlokasi.

Nasaruddin Umar turut mengapresiasi gotong royong masyarakat yang mempercepat proses pemulihan di lapangan.

“Alat berat dikerahkan siang dan malam. Kami juga sudah melengkapi sebagian besar sarana pendukung seperti mimbar, sound system, listrik, hingga jaringan internet,” pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Bank Indonesia tegaskan digitalisasi seperti QRIS tidak menggantikan uang rupiah fisik. Simak alasan BI tetap mendistrib...

news | 12:38 WIB

BGN dan Kemendagri resmi mengintegrasikan data Dukcapil untuk mengeliminasi data ganda penerima Program Makan Bergizi Gr...

news | 11:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kenaikan gaji hakim junior hingga 280 persen dalam Pidato Kenegaraan Sidang Tahuna...

news | 10:46 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani sebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai terobosan mewujudkan Generasi Emas 2045 dalam Si...

news | 10:04 WIB

Kereta penumpang berisi 150 orang anjlok di East Sussex, Inggris. Sebanyak 11 orang terluka dan perjalanan kereta tergan...

news | 09:30 WIB