Presiden Prabowo Ajak Pengusaha Nasional Perkuat Sinergi 'Indonesia Incorporated'

Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pembangunan ekonomi nasional. Hal itu disampaikan Presiden dalam pertemuan strategis dengan lima pengusaha nasional di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/

Elara | MataMata.com
Rabu, 11 Februari 2026 | 09:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima lima pengusaha di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/2/2026). ANTARA/HO-Sekretariat Presiden

Presiden Prabowo Subianto menerima lima pengusaha di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/2/2026). ANTARA/HO-Sekretariat Presiden

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pembangunan ekonomi nasional. Hal itu disampaikan Presiden dalam pertemuan strategis dengan lima pengusaha nasional di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/2) malam.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, pertemuan yang berlangsung selama 4,5 jam tersebut menjadi ruang dialog antara Kepala Negara dan pelaku usaha untuk memperkuat sinergi nasional.

"Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat Indonesia Incorporated. Artinya, kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat daya saing nasional serta mempercepat pembangunan ekonomi," ujar Teddy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (11/2).

Pertemuan yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga 23.30 WIB tersebut menghasilkan kesamaan pandangan. Para pengusaha menyatakan komitmen kuat untuk mendukung agenda besar pemerintah, terutama pada sektor-sektor yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

"Para pengusaha menyatakan komitmen solid untuk mendukung visi-misi pemerintah di sektor strategis, seperti pemenuhan makan bergizi, pendidikan, kesehatan, rumah subsidi, koperasi, kampung nelayan, hingga kedaulatan pangan dan energi," lanjut Teddy.

Selain sektor prioritas tersebut, Presiden Prabowo juga mengajak dunia usaha mengambil peran aktif dalam penciptaan lapangan kerja di sektor riil. Hal ini diharapkan mampu mendorong pengembangan industri serta penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pertemuan ini menjadi sinyal kuat arah kepemimpinan Prabowo yang menempatkan kolaborasi strategis antara pemerintah dan pelaku usaha sebagai kunci pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

BPI Danantara berkolaborasi dengan KPK untuk mengintegrasikan sistem pelaporan pelanggaran (WBS) di seluruh BUMN demi me...

news | 19:05 WIB

Menpora menegaskan kompetisi IBL 2026 yang semakin kompetitif dan melahirkan Bogor Hornbills sebagai juara baru menjadi ...

news | 18:27 WIB

Desainer Gen Z Fajar Novario memenangkan sayembara logo HUT Ke-81 RI pilihan masyarakat dan meraih Rp100 juta. Presiden ...

news | 16:41 WIB

Istana resmi merilis logo HUT Ke-81 RI karya desainer asal Padang. Simak makna filosofisnya dan cek daftar pemenang hadi...

news | 16:16 WIB

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan penurunan bunga PNM Mekaar jadi 8 persen berlaku untuk semua nasabah. S...

news | 15:55 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya mengumumkan perluasan kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Simak jadwal pendaf...

news | 14:49 WIB

Wamenkeu Juda Agung memastikan kondisi fiskal RI per Mei 2026 aman dan terjaga dengan defisit APBN terkendali di angka 0...

news | 14:35 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia resmi menurunkan harga LNG industri menjadi 13 dolar AS per MMBTU demi menjaga daya saing ...

news | 14:28 WIB

Roy Suryo membeberkan dugaan pelanggaran privasi dan prosedur oleh penyidik Polda Metro Jaya saat penangkapan dirinya, d...

news | 12:33 WIB

Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk terus menyerap gabah dan beras petani sepanjang tahun 2026. Hingga Juni, serapa...

news | 09:30 WIB