Satgas PRR: 25 Ribu Rumah Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Dana Pemulihan

Satgas PRR mengumumkan 25 ribu rumah korban bencana di Sumatera siap terima dana bantuan Rp15-30 juta. Penyaluran serentak mulai Kamis (12/2).

Elara | MataMata.com
Rabu, 11 Februari 2026 | 08:00 WIB
Satgas PRR: 25 Ribu Rumah Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Dana Pemulihan

Satgas PRR: 25 Ribu Rumah Terdampak Bencana di Sumatera Segera Terima Dana Pemulihan

matamata.com - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera mengumumkan sebanyak 25 ribu unit rumah warga yang terdampak bencana hidrometeorologi telah selesai diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Ketua Satgas PRR Wilayah Sumatera yang juga Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan bahwa rumah-rumah yang telah terverifikasi tersebut akan segera menerima dana pemulihan.

"Verifikasi sudah rampung. Rencananya, Kamis (12/2) dana akan disalurkan serentak di tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat," ujar Tito Karnavian di Banda Aceh, Selasa (10/2/2026).

Rincian Nominal Bantuan Rumah Pemerintah telah menetapkan besaran bantuan berdasarkan tingkat kerusakan hunian:

Rusak Ringan: Rp15 juta per unit.
Rusak Sedang: Rp30 juta per unit.
Tito menjelaskan bahwa dana tersebut dialokasikan untuk membantu warga membersihkan dan memperbaiki hunian mereka yang terdampak bencana.

Dana Tunggu Hunian (DTH) dan Target Sebelum Ramadhan Selain bantuan perbaikan rumah, pemerintah juga menyiapkan Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp1,8 juta bagi warga yang memilih tidak tinggal di pengungsian atau hunian sementara (huntara), seperti mereka yang menyewa rumah atau menumpang di tempat kerabat.

"Dana untuk korban yang tidak di huntara sudah siap dieksekusi. Kami optimis angka pengungsian akan berkurang signifikan menjelang Ramadhan," tambahnya.

Mengenai penyediaan huntara, total kebutuhan mencapai 50 ribu unit. Dari jumlah tersebut, 15 ribu unit dibangun oleh Danantara dan 5.000 unit oleh BNPB. Sementara itu, 30 ribu unit sisanya dikompensasikan dalam bentuk DTH.

"DTH sudah disalurkan kepada 19 ribu penerima. Untuk 11 ribu sisanya akan segera menyusul. Target kami, semua penyaluran tuntas sebelum memasuki bulan Ramadhan," tutup Tito. (Antara)

Baca Juga: KPK Telisik Penghasilan Lain Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, Diduga untuk Bayar Utang Pilkada

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis Jakarta bisa menjadi kota sinema dunia layaknya Busan, Korea Selatan, didu...

news | 14:00 WIB

Pergelaran BCFM 2026 di Pakuwon Mall Bekasi sukses membukukan omzet Rp334,95 juta untuk pelaku ekraf dan UMKM lokal. Jas...

news | 13:30 WIB

Menaker Yassierli meminta seluruh Kepala BPVP mengukur keberhasilan pelatihan dari tingkat penyerapan kerja alumni di in...

news | 13:14 WIB

Pemprov DKI Jakarta membuka 12 ribu lowongan kerja lewat Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 secara hybrid. Cek jadwal, loka...

news | 12:00 WIB

KPK optimistis terhadap dukungan pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memberantas korupsi. Dalam dua tahun, KPK menggelar 3...

news | 11:30 WIB