Harga Pangan Terbaru 2026: Satgas Bapanas Pantau Ribuan Titik Jelang Ramadan

Satgas Pangan Bapanas awasi 9.138 titik di seluruh Indonesia. Sejumlah harga pangan mulai turun, namun izin usaha nakal dicabut dan pengawasan Minyakita diperketat.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 13 Februari 2026 | 06:00 WIB
Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI selaku Ketua Pelaksana Satgas, I Gusti Ketut Astawa saat Rapat Koordinasi Satgas Saber Pelanggaran Pangan. ANTARA/HO-Bapanas

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI selaku Ketua Pelaksana Satgas, I Gusti Ketut Astawa saat Rapat Koordinasi Satgas Saber Pelanggaran Pangan. ANTARA/HO-Bapanas

Matamata.com - Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan mencatat hasil signifikan dalam pengawasan pangan nasional. Sepanjang pekan pertama Februari 2026, Satgas telah memantau 9.138 titik di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI, I Gusti Ketut Astawa, menyatakan bahwa pengawasan intensif ini berdampak langsung pada penurunan harga sejumlah komoditas strategis menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026.

"Harga ayam ras, telur ayam, daging sapi segar, cabai merah keriting, Minyakita, serta beras medium dan premium mulai menunjukkan tren penurunan, meskipun beberapa di antaranya masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET)," ujar Astawa dalam keterangan resminya, Kamis (12/2/2026).

Tindakan Tegas dan Pencabutan Izin Astawa merinci, dari total pemantauan, mayoritas menyasar pedagang dan pengecer di 5.939 titik, diikuti ritel modern (1.472 titik), grosir (967 titik), distributor (554 titik), produsen (136 titik), dan agen (70 titik).

Tak sekadar memantau, Satgas juga mengambil langkah tegas terhadap pelanggar. Sebanyak 128 surat teguran diterbitkan, 400 instruksi pengisian stok kosong dijalankan, dan 33 sampel pangan diambil untuk uji laboratorium.

"Kami juga merekomendasikan pencabutan satu izin usaha dan dua izin edar bagi pelaku usaha yang melanggar ketentuan HET/HAP serta standar keamanan pangan. Ini menjadi peringatan keras agar semua pihak mematuhi aturan," tegasnya.

Rapor Merah Minyakita dan Wilayah 3TP Meski secara umum terkendali, Bapanas mencatat beberapa komoditas masih memerlukan perhatian khusus, terutama di wilayah Indonesia Timur dan daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal, dan Perbatasan (3TP). Komoditas tersebut meliputi beras premium Zona III, bawang merah, bawang putih, cabai rawit merah, dan gula konsumsi.

Khusus untuk Minyakita, Astawa menyebut produk ini paling banyak dikeluhkan masyarakat melalui hotline pengaduan. Menanggapi hal itu, Satgas Pangan Pusat akan terjun langsung memeriksa rantai distribusi dari produsen hingga pengecer untuk memastikan harga sesuai HET Rp15.700 per liter.

"Kami mendorong Perum Bulog dan BUMN Pangan untuk segera melakukan intervensi di wilayah yang harganya masih tinggi. Kami tidak ragu menindak tegas setiap pelanggaran," kata Astawa.

Intervensi Pemerintah Selain pengawasan, pemerintah terus memperkuat stok melalui penyaluran beras SPHP sebanyak 28.765 ton. Pasokan ini didistribusikan melalui Gerakan Pangan Murah, ritel modern, pasar tradisional, hingga outlet binaan pemerintah daerah.

Baca Juga: Bahlil Tegaskan Produksi Batu Bara Tetap Dipangkas demi Dongkrak Harga dan Warisan Anak Cucu

Menutup keterangannya, Astawa menegaskan pengawasan akan terus ditingkatkan guna menghadapi momentum Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri 2026. Masyarakat juga diimbau aktif melaporkan temuan pelanggaran melalui hotline yang tersedia. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

BPI Danantara berkolaborasi dengan KPK untuk mengintegrasikan sistem pelaporan pelanggaran (WBS) di seluruh BUMN demi me...

news | 19:05 WIB

Menpora menegaskan kompetisi IBL 2026 yang semakin kompetitif dan melahirkan Bogor Hornbills sebagai juara baru menjadi ...

news | 18:27 WIB

Desainer Gen Z Fajar Novario memenangkan sayembara logo HUT Ke-81 RI pilihan masyarakat dan meraih Rp100 juta. Presiden ...

news | 16:41 WIB

Istana resmi merilis logo HUT Ke-81 RI karya desainer asal Padang. Simak makna filosofisnya dan cek daftar pemenang hadi...

news | 16:16 WIB

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan penurunan bunga PNM Mekaar jadi 8 persen berlaku untuk semua nasabah. S...

news | 15:55 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya mengumumkan perluasan kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Simak jadwal pendaf...

news | 14:49 WIB

Wamenkeu Juda Agung memastikan kondisi fiskal RI per Mei 2026 aman dan terjaga dengan defisit APBN terkendali di angka 0...

news | 14:35 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia resmi menurunkan harga LNG industri menjadi 13 dolar AS per MMBTU demi menjaga daya saing ...

news | 14:28 WIB

Roy Suryo membeberkan dugaan pelanggaran privasi dan prosedur oleh penyidik Polda Metro Jaya saat penangkapan dirinya, d...

news | 12:33 WIB

Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk terus menyerap gabah dan beras petani sepanjang tahun 2026. Hingga Juni, serapa...

news | 09:30 WIB