Menbud Fadli Zon: Imlek Nasional Perdana 2026 Adalah Jembatan Akulturasi Budaya

Menbud Fadli Zon menyebut Imlek Festival 2026 di Lapangan Banteng sebagai simbol akulturasi. Simak jadwal dan rangkaian acara Imlek Nasional perdana di sini.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 14 Februari 2026 | 10:30 WIB
Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon saat ditemui media di Jakarta, Jumat (13/2/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati)

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon saat ditemui media di Jakarta, Jumat (13/2/2026). (ANTARA/Sri Dewi Larasati)

Matamata.com - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menyebut perayaan Imlek Nasional tahun ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan peristiwa budaya yang menggambarkan kuatnya akulturasi di Indonesia. Hal ini disampaikan Fadli saat ditemui di Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Fadli Zon, yang juga bertindak sebagai penasihat kepanitiaan Imlek Nasional 2026, menyatakan kegembiraannya atas keterbukaan budaya Indonesia yang telah berlangsung lama.

“Imlek adalah peristiwa budaya. Ini menggambarkan akulturasi budaya kita yang sangat terbuka dan punya sejarah panjang. Indonesia adalah tempat terjadinya pertukaran budaya, mulai dari pengaruh Tiongkok, India, Timur Tengah, hingga Eropa,” ujar Fadli.

Sebagai bentuk perayaan nyata, pemerintah akan menggelar Imlek Festival 2026 secara perdana pada 17 Februari hingga 3 Maret 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta. Mengusung tagline "Harmoni Nusantara", festival ini menekankan semangat inklusivitas dan kerukunan antarumat beragama.

Rangkaian acara di Lapangan Banteng akan meliputi:

Festival Lentera yang menghiasi sudut kota.
Pasar Kuliner yang menyajikan produk makanan hasil akulturasi budaya.
Museum Terbuka sejarah kebudayaan Tionghoa di Indonesia.
Parade Imlek Nusantara yang menampilkan atraksi barongsai, silat, hingga wushu.

Tak hanya terpusat di Jakarta, kemeriahan Imlek Festival 2026 juga akan digelar serentak di berbagai kota basis budaya Tionghoa, seperti Singkawang, Palembang, Solo, Semarang, Manado, Makassar, hingga Pontianak.

“Kita ingin menunjukkan bahwa kebijakan kebudayaan kita merangkul semua ragam ekspresi daerah dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika,” pungkas Menbud. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 760 SPPG Program Makan Bergizi Gratis karena tak penuhi sta...

news | 15:39 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh kepala daerah untuk memaksimalkan tindak lanjut atas temua...

news | 14:30 WIB

Presiden Prabowo bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo untuk mempererat hubungan bilateral. Kunjungan ini juga menghasilkan k...

news | 13:15 WIB

Mendagri Tito Karnavian tegaskan dukungan penuh pada program BSPS dan 3 juta rumah. Ia menyebut suksesnya program hunian...

news | 12:00 WIB

KPK beri sinyal segera periksa suami dan anak Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq terkait dugaan aliran dana korupsi...

news | 11:45 WIB

Menbud Fadli Zon menyebut film sebagai cermin identitas dan soft power bangsa pada Hari Film Nasional 2026. Simak komitm...

news | 10:30 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman merasa Garuda layak menang atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026 meski kalah 0-1...

news | 09:15 WIB

OJK optimistis insentif pemerintah untuk industri galangan kapal akan mendorong pertumbuhan premi asuransi marine hull d...

news | 08:15 WIB

Ketua BTN Sumardji mengingatkan John Herdman bahwa chemistry pemain adalah kunci utama jika ingin membawa Timnas Indones...

news | 07:15 WIB

KPK menduga Ketum Kesthuri Asrul Aziz Taba mengalirkan uang 406.000 dolar AS ke Gus Alex dalam kasus korupsi kuota haji ...

news | 06:00 WIB