Simpan Topeng Emas dan Jejak Prasejarah, Menbud Fadli Zon Siapkan Wajah Baru Situs Pasir Angin

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah untuk merevitalisasi Museum Situs Pasir Angin di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 17 Januari 2026 | 10:15 WIB
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat meninjau Museum Situs Pasir Angin yang berlokasi di Desa Pasir Angin, KecamatanCibungbulang, Kabupaten Bogor. ANTARA/HO-Kemenbud

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat meninjau Museum Situs Pasir Angin yang berlokasi di Desa Pasir Angin, KecamatanCibungbulang, Kabupaten Bogor. ANTARA/HO-Kemenbud

Matamata.com - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah untuk merevitalisasi Museum Situs Pasir Angin di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Langkah ini diambil agar situs bersejarah tersebut semakin relevan dan menarik bagi publik, khususnya generasi muda.

"Ini merupakan situs bersejarah yang ke depan kita harapkan dapat direvitalisasi dan dilengkapi data-data temuannya. Tujuannya agar generasi muda tertarik datang dan belajar sejarah di Pasir Angin," ujar Fadli Zon saat meninjau lokasi di Desa Pasir Angin, Kecamatan Cibungbulang, Bogor, Sabtu (17/1/2026).

Fadli menjelaskan bahwa Pasir Angin memiliki nilai sejarah yang luar biasa karena menyimpan berbagai lapisan kebudayaan, mulai dari era Neolitik (prasejarah), era Klasik, hingga masa kolonial.

"Kita bisa melihat berbagai lapis peradaban di sini. Banyak temuan mulai dari arca hingga artefak lain. Tempat ini bukan situs yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari ekosistem sungai Cianten dan Cisadane yang dulunya merupakan pusat kehidupan dan perdagangan," jelasnya.

Salah satu temuan fenomenal dari situs ini adalah topeng emas yang kini disimpan di BRIN Cibinong. Menurut Fadli, artefak tersebut merupakan kunci penting untuk memahami struktur sosial dan kehidupan masyarakat masa lalu di kawasan tersebut.

Tak hanya prasejarah, Fadli juga meninjau Tugu Jepang yang berada di kawasan yang sama. Tugu ini menandai lokasi pertempuran sengit antara pasukan Sekutu dan Jepang pada abad ke-20.

"Wilayah ini adalah bukit tertinggi yang digunakan untuk memantau pergerakan tentara pada masa perang. Jadi, cakupan sejarahnya sangat luas, dari ribuan tahun lalu sampai sejarah modern," tambahnya.

Museum Situs Pasir Angin sendiri telah diteliti secara intensif sejak tahun 1970 hingga 1975 oleh tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional di bawah pimpinan arkeolog kenamaan R.P. Soejono. Hasil ekskavasi menemukan beragam artefak dari batu, besi, perunggu, obsidian, hingga gerabah.

Pemerintah berharap melalui revitalisasi ini, Museum Pasir Angin tidak hanya sekadar menjadi tempat penyimpanan benda temuan, tetapi bertransformasi menjadi ruang pembelajaran sejarah yang interaktif dan kontekstual bagi masyarakat luas. (Antara)

Baca Juga: Uni Eropa Desak Israel Hentikan Proyek Permukiman E1, Sebut Sebagai Provokasi Serius

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa negara akan memberikan gaji kepada para petani melalui s...

news | 09:15 WIB

Uni Eropa mendesak Israel untuk segera menghentikan proyek permukiman E1 di wilayah pendudukan Tepi Barat....

news | 08:00 WIB

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan akan mengoptimalkan penggunaan kanal Kawal Haji untuk menampung seluruh...

news | 07:00 WIB

Negara gugat 6 perusahaan senilai Rp4,8 triliun terkait kerusakan lingkungan di Sumut. Menteri LH Hanif Faisol tegaskan ...

news | 15:15 WIB

Proses transisi Kemenag ke Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) capai 90%. Simak perubahan nama kantor daerah dan kepas...

news | 14:15 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya mengajak umat Islam jadikan peringatan Isra Mikraj 1447 H sebagai momentum refleksi kualitas i...

news | 13:15 WIB

KPK dalami dugaan aliran uang dari biro travel haji kepada Ketua PBNU Aizzudin Abdurrahman terkait korupsi kuota haji Ke...

news | 12:00 WIB

Timnas Futsal Indonesia siap hadapi Tajikistan dan Jepang dalam uji coba tertutup jelang Piala Asia Futsal 2026. Cek jad...

news | 09:30 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing masih wacana. Simak penjelasan p...

news | 08:15 WIB

Wamenhaj Dahnil Anzar memulangkan 6 calon petugas haji 2026 karena tidak jujur soal riwayat penyakit TBC dan ginjal. Kes...

news | 07:00 WIB