Menlu RI Sugiono Sambut Kunjungan Resmi Menlu Turkiye di Jakarta

Menlu RI Sugiono menyambut kunjungan resmi Menlu Turkiye Hakan Fidan di Jakarta. Simak agenda lengkap mulai dari target dagang Rp178 Triliun hingga isu Gaza.

Elara | MataMata.com
Rabu, 03 Juni 2026 | 09:42 WIB
Menlu RI Sugiono Sambut Kunjungan Resmi Menlu Turkiye di Jakarta

Menlu RI Sugiono Sambut Kunjungan Resmi Menlu Turkiye di Jakarta

matamata.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyambut kedatangan Menlu Turkiye, Hakan Fidan, yang tiba di Jakarta pada Selasa (2/6/2026) malam. Kedatangan Fidan ini dalam rangka kunjungan resmi yang dijadwalkan berlangsung sepanjang hari Rabu (3/6/2026).

Melalui akun media sosial resminya @Menlu_RI, Sugiono menegaskan bahwa Indonesia dan Turkiye adalah dua bangsa yang memiliki solidaritas kuat dan selalu berdiri bersama.

“Indonesia amat mengapresiasi dukungan teguh serta solidaritas Turkiye dalam membela prinsip-prinsip kita bersama,” ujar Sugiono, Rabu (3/6/2026). Dalam unggahan tersebut, tampak foto Sugiono menyambut langsung dan berjabat tangan dengan Fidan sesaat setelah turun dari pesawat pemerintah Turkiye.

Kunjungan resmi Hakan Fidan ke Indonesia kali ini mengemban misi penting, mulai dari perluasan kerja sama bilateral, peningkatan hubungan perdagangan dan pertahanan, hingga respons terhadap tantangan keamanan regional serta global.

Sumber Kementerian Luar Negeri Turkiye yang dikutip dari kantor berita Anadolu mengungkapkan, Fidan membawa mandat untuk memperkuat berbagai sektor strategis sesuai dengan kemauan politik para pemimpin kedua negara.

Salah satu fokus utamanya adalah mendongkrak volume perdagangan bilateral hingga mencapai 10 miliar dolar AS (sekitar Rp178,3 triliun). Untuk mencapai target tersebut, Fidan menekankan pentingnya memperdalam investasi di bidang infrastruktur, energi, transportasi, digitalisasi, kecerdasan buatan (AI), teknologi tinggi, dan industri makanan halal.

Selain sektor ekonomi, sektor pertahanan juga menjadi prioritas. Menlu Turkiye dijadwalkan meninjau proyek-proyek industri pertahanan yang tengah berjalan sekaligus menjajaki potensi kerja sama baru antara kedua negara.

Tidak hanya isu bilateral, pertemuan ini juga akan menyoroti situasi geopolitik global, khususnya krisis di Gaza. Fidan menegaskan kembali bahwa Turkiye dan Indonesia terus berkomitmen menjaga dialog erat demi mendorong perdamaian yang adil dan abadi di Palestina.

Isu global lainnya yang masuk dalam agenda pembahasan meliputi eskalasi di Iran dan Selat Hormuz, situasi di Suriah, perang Rusia-Ukraina, konflik di Somalia, Sudan, Libya, hingga dinamika keamanan di kawasan Asia-Pasifik.

Sebagai informasi, Hakan Fidan terakhir kali mengunjungi Indonesia pada Februari 2025 lalu saat mendampingi kunjungan resmi Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan. Sementara itu, pertemuan terakhir kedua Menlu terjadi di Ankara pada Januari 2026 dalam agenda Pertemuan Menteri Luar Negeri dan Pertahanan (format 2+2) pertama antara Indonesia dan Turkiye. (Antara)

Baca Juga: KPK Dalami Pengisian Kuota Haji PT Maktour, Periksa 4 Staf dan Panggil Fuad Hasan

×
Zoomed
TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming meninjau proyek PSEL Keramasan di Palembang. Pembangunan fasilitas pengolah sampah menjadi list...

news | 11:39 WIB

Mantan Menteri ESDM Sudirman Said kembali diperiksa Kejagung sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak m...

news | 11:36 WIB

Kemenlu China tegaskan hubungan bilateral dan iklim investasi dengan Indonesia tetap kokoh, merespons spekulasi viral te...

news | 11:32 WIB

Kemnaker resmi membuka pendaftaran Program Magang Nasional 2026 Tahap 1 bagi fresh graduate. Cek informasi pendaftaran d...

news | 07:15 WIB

KPK mengisyaratkan menolak laporan gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni terkait amplop dari Bupati Kuansing Suhardiman Am...

news | 06:00 WIB