Wapres Gibran Ajak GP Ansor Kawal Program Pembangunan Nasional

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengajak Gerakan Pemuda (GP) Ansor bersinergi dengan pemerintah dalam mengawal pelaksanaan program-program pembangunan nasional.

Elara | MataMata.com
Senin, 03 November 2025 | 07:00 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah Masa Khidmat 2025–2029 di Pondok Pesantren As Shodiqiyah, Jalan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (2/11/2025). (ANTARA/HO-Sekretariat Wakil Presiden)

Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah Masa Khidmat 2025–2029 di Pondok Pesantren As Shodiqiyah, Jalan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (2/11/2025). (ANTARA/HO-Sekretariat Wakil Presiden)

Matamata.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengajak Gerakan Pemuda (GP) Ansor bersinergi dengan pemerintah dalam mengawal pelaksanaan program-program pembangunan nasional.

Ajakan itu disampaikan Wapres saat menghadiri Pengukuhan Pengurus Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah Masa Khidmat 2025–2029 di Pondok Pesantren As Shodiqiyah, Jalan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (2/11).

“Pemerintah butuh mitra yang mengakar kuat di masyarakat dan mau terjun langsung. Pemerintah juga butuh anak muda yang semangat memajukan bangsa. Di sinilah peran GP Ansor sudah terbukti sebagai organisasi kepemudaan yang memegang teguh nilai keislaman dan kebangsaan,” ujar Gibran melalui keterangan Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta, Minggu.

Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan (ormas) menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pembangunan yang partisipatif, inklusif, dan berlandaskan kekuatan sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Gibran meminta GP Ansor untuk turut mengawal pelaksanaan berbagai program pemerintah agar berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Mohon dikawal program-program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, serta penyaluran bantuan sosial agar terdistribusi dengan baik dan tepat sasaran,” katanya.

Pada kesempatan itu, Wapres juga menyampaikan salam dan apresiasi dari Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kader GP Ansor atas dedikasinya menjaga nilai keislaman dan kebangsaan.

“Presiden Prabowo baru saja kembali dari Korea Selatan untuk menjalankan tugas kenegaraan. Beliau menitipkan salam dan terima kasih atas komitmen GP Ansor dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan,” ujar Gibran.

Menghadapi tantangan masa depan, Wapres mengingatkan generasi muda Ansor agar tidak hanya memiliki akhlak baik dan pemahaman agama yang kuat, tetapi juga menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Anak-anak muda Ansor akhlaknya pasti baik, ngajinya baik, tapi harus diimbangi dengan penguasaan ilmu pengetahuan. Kita ingin mencetak santri-santri ahli blockchain, artificial intelligence, robotik, dan bioteknologi,” ujarnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Ajak Negara APEC Dukung Indonesia Kejar Ketertinggalan Teknologi dan Pendidikan

Lebih lanjut, Gibran menegaskan komitmen pemerintah untuk membuka ruang kolaborasi yang luas bagi organisasi kepemudaan dan keagamaan dalam mempercepat pencapaian target pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Selamat bertugas kepada seluruh pengurus PW GP Ansor Jawa Tengah periode 2025–2029. Semoga selalu membawa semangat dan energi baru dalam pengabdian bagi organisasi, umat, dan negeri,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin menegaskan pihaknya akan terus menyiapkan kader muda yang tangguh, berdaya saing, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

“Selain fokus pada kaderisasi dan penguatan keagamaan, Ansor juga mendorong inovasi agar kader memiliki sumber daya manusia yang maju dan menjadi katalisator pembangunan di daerah masing-masing,” ujarnya.

Addin juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar kehadiran Ansor benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Kader Ansor harus menjadi penggerak produktif dalam kelompok usaha gotong royong bersama semua pihak, mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah hingga masyarakat,” katanya.

Sebagai informasi, Muchammad Shidqon Prabowo terpilih sebagai Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah periode 2025–2029 melalui Konferensi Wilayah yang digelar sesuai amanat organisasi pasca-Kongres XVI GP Ansor tahun 2024.

Acara pengukuhan turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti, serta Ketua PW NU Jateng Abdul Ghafar Rozin. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB

Antisipasi krisis energi akibat blokade Selat Hormuz, Pemerintah Korea Selatan resmi terapkan sistem ganjil-genap kendar...

news | 12:15 WIB

Ombudsman RI meminta dukungan Komisi II DPR untuk realisasi anggaran pengawasan program prioritas seperti Makan Bergizi ...

news | 11:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Donan, Cilacap. Simak fungsinya untuk pe...

news | 10:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar Rp173 triliun dari Korea Selatan, mencakup sek...

news | 09:15 WIB

Menaker Yassierli tegaskan aturan WFH satu hari seminggu bagi karyawan swasta per 1 April 2026 hanya bersifat imbauan. S...

news | 08:15 WIB

Malaysia resmi berlakukan WFH bagi pegawai pemerintah mulai 15 April 2026 demi hemat BBM. Simak perbandingannya dengan k...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo tiba di Jakarta usai lawatan ke Jepang & Korsel. Membawa komitmen investasi Rp380 triliun dan 10 MoU st...

news | 06:00 WIB