Stok Aman! Pertamina Guyur Jatim 1,09 Juta Tabung LPG Tambahan Jelang Ramadan

Pertamina menambah 1,09 juta tabung LPG 3 kg di Jawa Timur untuk menjamin stok selama libur Imlek dan jelang Ramadan 1447 H. Masyarakat diimbau tidak panic buying.

Elara | MataMata.com
Senin, 16 Februari 2026 | 11:15 WIB
Petugas memastikan keamanan LPG 3 kilogram di Surabaya, Senin (16/2/2026). (ANTARA/HO-Patra Niaga)

Petugas memastikan keamanan LPG 3 kilogram di Surabaya, Senin (16/2/2026). (ANTARA/HO-Patra Niaga)

Matamata.com - Pertamina Patra Niaga menambah pasokan LPG 3 kilogram sebanyak 1.096.295 tabung untuk seluruh wilayah Jawa Timur. Langkah ini diambil guna menjamin ketersediaan energi masyarakat selama libur panjang Imlek serta menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, periode 14-17 Februari 2026.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyatakan tambahan ini diberikan di atas rata-rata konsumsi harian normal yang mencapai 1.590.214 tabung.

"Jumlah tambahan ini diharapkan dapat mencukupi kebutuhan aktivitas masyarakat yang meningkat selama libur panjang perayaan Imlek dan persiapan Ramadan," ujar Ahad di Surabaya, Senin (16/2/2026).

Ahad memastikan infrastruktur penyaluran telah disiagakan penuh untuk menjamin distribusi berjalan lancar hingga ke tingkat pangkalan. Ia pun meminta masyarakat Jawa Timur untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan (panic buying).

"Stok energi dalam kondisi aman. Kami mengimbau masyarakat membeli secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak mudah terpancing informasi yang belum tentu benar," tegasnya.

Selain itu, Pertamina mengingatkan agar penggunaan LPG dilakukan sesuai peruntukannya. LPG 3 kg bersubsidi hanya diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, sementara masyarakat yang mampu diharapkan menggunakan LPG Non-Subsidi seperti Bright Gas.

"Jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Kami tetap standby di lapangan untuk memantau penyaluran," pungkas Ahad. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB

Antisipasi krisis energi akibat blokade Selat Hormuz, Pemerintah Korea Selatan resmi terapkan sistem ganjil-genap kendar...

news | 12:15 WIB

Ombudsman RI meminta dukungan Komisi II DPR untuk realisasi anggaran pengawasan program prioritas seperti Makan Bergizi ...

news | 11:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Donan, Cilacap. Simak fungsinya untuk pe...

news | 10:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar Rp173 triliun dari Korea Selatan, mencakup sek...

news | 09:15 WIB

Menaker Yassierli tegaskan aturan WFH satu hari seminggu bagi karyawan swasta per 1 April 2026 hanya bersifat imbauan. S...

news | 08:15 WIB

Malaysia resmi berlakukan WFH bagi pegawai pemerintah mulai 15 April 2026 demi hemat BBM. Simak perbandingannya dengan k...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo tiba di Jakarta usai lawatan ke Jepang & Korsel. Membawa komitmen investasi Rp380 triliun dan 10 MoU st...

news | 06:00 WIB