Kemendikdasmen: Program Makan Bergizi Gratis Efektif Tingkatkan Fokus Belajar Murid

Kemendikdasmen ungkap data terbaru: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sukses tingkatkan fokus belajar murid, terutama di Indonesia Timur. Simak hasil evaluasinya.

Elara | MataMata.com
Rabu, 18 Februari 2026 | 19:37 WIB
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta Pusat pada Rabu (18/2/2026) mengatakan program pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan dampak positif dalam mengurangi gangguan konsentrasi akibat rasa lapar sehingga meningkatkan fokus belajar murid.  (ANTARA/HO-Humas Kemendikdasmen)

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta Pusat pada Rabu (18/2/2026) mengatakan program pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan dampak positif dalam mengurangi gangguan konsentrasi akibat rasa lapar sehingga meningkatkan fokus belajar murid. (ANTARA/HO-Humas Kemendikdasmen)

Matamata.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merilis hasil evaluasi positif terkait implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini terbukti efektif mengurangi gangguan konsentrasi murid akibat rasa lapar, yang berdampak langsung pada peningkatan fokus belajar di kelas.

Berdasarkan evaluasi implementasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) yang dipaparkan di Jakarta Pusat, Rabu (18/2), sekolah penerima MBG mencatatkan penurunan gangguan belajar akibat lapar sebesar 2,37 poin persentase lebih baik dibandingkan sekolah non-penerima.

Lonjakan dampak paling signifikan terlihat di wilayah Indonesia Timur. Di zona tersebut, penurunan gangguan belajar akibat lapar pada sekolah penerima MBG tercatat 14,85 poin persentase lebih besar dibandingkan sekolah yang belum melaksanakan program.

"Data ini menjadi bukti kuat bahwa bagi anak-anak di Indonesia Timur, program MBG adalah kunci penting untuk menghapus kesenjangan. Kami ingin memastikan mereka memiliki fokus dan kesempatan belajar yang sama dengan anak-anak di wilayah lain," tulis laporan evaluasi tersebut.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa MBG bukan sekadar program bantuan pangan, melainkan strategi investasi manusia jangka panjang yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

“Kita sedang menyiapkan Generasi 2045. Mereka yang hari ini di bangku PAUD hingga SMA, bahkan yang masih dalam kandungan, harus tumbuh sehat, cerdas, dan kuat secara fisik maupun mental,” ujar Abdul Mu’ti.

Evaluasi ini dilakukan secara masif dengan melibatkan sekitar 1,2 juta responden murid di seluruh Indonesia. Data diambil dalam rentang tahap baseline (Mei–Juni 2025) hingga endline (November–Desember 2025).

Kepala Pusat Penguatan Karakter, Rusprita Putri Utami, menjelaskan bahwa validitas data ini terjaga berkat penggunaan metode systematic sampling.

“Sekolah pelaksana MBG dipilih secara acak dan dipadankan dengan sekolah kontrol yang memiliki jenjang, wilayah, serta jumlah murid yang relatif sama. Dengan kondisi awal yang identik, hasil perbandingannya menjadi sangat akurat,” jelas Rusprita.

Intervensi gizi melalui MBG diharapkan terus memperkuat kesiapan murid dalam menyerap materi pembelajaran demi mewujudkan target kualitas sumber daya manusia unggul di masa depan. (Antara)

Baca Juga: Mensesneg: Satgas Pemulihan Bencana Tak Punya Batas Waktu, Huntara Dikebut Sebelum Lebaran

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemendikdasmen menegaskan anak usia di bawah 7 tahun (minimal 5,5 tahun) tetap bisa masuk SD melalui aturan Permendikdas...

news | 15:30 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan siap mencopot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama jika terbukti menerima suap di k...

news | 14:15 WIB

Kemensos menggelar lelang terbuka 6,2 kg emas dan ratusan mutiara senilai Rp10,1 miliar. Seluruh hasil lelang akan digun...

news | 13:24 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG bakal meroket naik setelah investor memahami peran PT DSI, BUMN ekspor baru ...

news | 13:19 WIB

Kementerian ESDM tengah menyusun skema distribusi CNG 3 kg pengganti LPG 3 kg. Simak jadwal uji coba, lokasi piloting, d...

news | 11:25 WIB

KPK menyatakan dukungan penuh pada program Makan Bergizi Gratis, namun memberikan catatan keras terkait pengawasan angga...

news | 10:15 WIB

Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar menilai pidato Presiden Prabowo soal KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR mampu menj...

news | 09:19 WIB

Anggota Komisi VII DPR mengusulkan anggaran 1.000 bioskop desa di APBN 2027. Langkah ini diambil demi menyelamatkan ruma...

news | 08:00 WIB

Menbud Fadli Zon menjajaki kerja sama strategis dengan delegasi Tiongkok (CAEDA & GDTTC) untuk investasi industri film, ...

news | 07:00 WIB

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) membidik target investasi pariwisata hingga Rp63,5 triliun pada 2026. Fokus diarahkan ...

news | 06:00 WIB