KPK Tetapkan Tersangka OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini

KPK menetapkan tersangka dalam kasus OTT Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Delapan orang diperiksa intensif dan ruang kerja bupati disegel.

Elara | MataMata.com
Selasa, 21 Juli 2026 | 11:23 WIB
KPK Tetapkan Tersangka OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini

KPK Tetapkan Tersangka OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini

matamata.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan tersangka dan menaikkan status perkara Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, ke tahap penyidikan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memastikan keputusan tersebut diambil setelah tim penyidik melakukan gelar perkara (ekspose).

"Terkait kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Kabupaten Lombok Barat, malam tadi sudah dilakukan ekspose dan diputuskan bahwa perkara ini naik ke tahap penyidikan," ujar Budi di Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Hingga Selasa pagi, penyidik KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap delapan orang. Kedelapan pihak tersebut meliputi Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini; Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang (Perseroda) Sudirman; serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lombok Barat Lalu Ratnawi.

Selain itu, penyidik juga tengah memeriksa tiga orang ajudan dan sopir Bupati Lombok Barat, serta dua orang dari pihak swasta.

Sebelumnya, KPK menggelar operasi senyap yang menjerat Lalu Ahmad Zaini pada Senin (20/7/2026). Dalam operasi tersebut, lembaga antirasuah awalnya mengamankan 19 orang.

Dari jumlah tersebut, tujuh orang diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, disusul satu orang lainnya untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Selain mengamankan para pihak terkait, tim penyidik juga menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah dan sejumlah dokumen penting.

KPK juga telah menyegel ruang kerja Bupati Lombok Barat dan beberapa ruangan lain di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), guna kepentingan penyidikan. (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

Harga Minyak Mentah Indonesia (ICP) bulan Juni 2026 turun menjadi 83,45 dolar AS per barel. Penurunan dipicu redanya ten...

news | 12:27 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan Sidang Kabinet Paripurna digelar di Istana Negara pada Senin sore untuk mengevaluasi ...

news | 12:22 WIB

Menko Infrastruktur AHY membeberkan empat klaster utama pembangunan Bali yang mencakup pariwisata, konektivitas, lingkun...

news | 12:19 WIB

Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) mendesak pengacara Hotman Paris minta maaf usai sebut wartawan tak punya otak s...

news | 07:30 WIB

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman siap mempercepat program peremajaan tebu nasional untuk mencapai target swasembada...

news | 06:15 WIB