Di Washington DC, Presiden Prabowo Jamin Kepastian Hukum dan Stabilitas Investasi RI

Presiden Prabowo jamin kepastian hukum & stabilitas politik di depan pengusaha AS. Simak pidato lengkapnya soal Danantara dan target investasi 53 miliar USD.

Elara | MataMata.com
Kamis, 19 Februari 2026 | 12:15 WIB
Di Washington DC, Presiden Prabowo Jamin Kepastian Hukum dan Stabilitas Investasi RI

Di Washington DC, Presiden Prabowo Jamin Kepastian Hukum dan Stabilitas Investasi RI

matamata.com - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan jaminan kepada para pengusaha Amerika Serikat bahwa Indonesia akan terus menjaga iklim investasi tetap kondusif. Hal tersebut ditegaskan Presiden dalam acara Business Summit di Gedung US Chamber of Commerce (USCC), Washington DC, Rabu (18/2) sore waktu setempat.

Presiden Prabowo memaparkan bahwa stabilitas ekonomi, politik, serta kepastian hukum (rule of law) menjadi prioritas utama Kabinet Merah Putih. Selain itu, pemerintah berkomitmen penuh dalam memberantas korupsi dan praktik kartel demi menciptakan persaingan usaha yang sehat.

"Tidak ada satu pun yang akan berinvestasi di situasi yang serba tidak pasti, tidak stabil, atau bahkan kacau balau. Indonesia cukup beruntung karena stabil dalam jangka waktu panjang. Kami tetap menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan menghormati seluruh negara adidaya," tegas Prabowo.

Prinsip Kolaborasi Elit Dalam pidatonya, Prabowo mengutip pepatah "1.000 kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak" sebagai dasar kebijakan good neighbor policy. Prinsip ini, menurutnya, tidak hanya berlaku di kancah internasional, tetapi juga di politik dalam negeri melalui semangat kolaborasi pasca-kompetisi.

"Negara dengan level perkembangan seperti Indonesia harus mengutamakan kompromi dan kerja sama antarelite. Kompetisi harus ada, tetapi kolaborasi demi kepentingan rakyat banyak adalah prioritas utama," jelasnya mengenai strategi menjaga stabilitas domestik.

Kepercayaan Global dan Danantara Presiden mengungkapkan bahwa kepercayaan dunia terhadap Indonesia tercermin dari realisasi investasi asing yang mencapai 53 miliar dolar AS pada tahun lalu. Angka ini dianggap sebagai bukti nyata bahwa investor global optimis terhadap potensi pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam forum tersebut, Presiden secara resmi memperkenalkan Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai Sovereign Wealth Fund Indonesia yang akan mengelola investasi strategis.

Selain sektor makro, Prabowo juga memamerkan capaian program sosial-digital sebagai pilar pembangunan SDM, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta digitalisasi pendidikan melalui penyaluran papan tulis pintar (Interactive Flat Panel) ke sekolah-sekolah di seluruh tanah air. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kementan menyalurkan 3,6 juta bibit kakao untuk lahan 3.000 hektare di Nabire, Papua Tengah. Langkah ini dilakukan guna ...

news | 14:57 WIB

Hakim PN Jaksel mengabulkan sebagian gugatan praperadilan Roy Suryo. Hakim menyatakan penangkapan, penahanan, dan pengge...

news | 14:49 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi sepakat memperkuat suara Global South serta mendorong diplomasi dam...

news | 14:39 WIB

Presiden Prabowo Subianto menggelar diplomasi maraton di Jakarta. Usai bertemu PM Singapura dan PM India, Prabowo jamu T...

news | 12:46 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung segera bahas usulan DTKJ terkait penyesuaian tarif Transjakarta dan skema tiket langg...

news | 12:42 WIB