Dasco Puji Langkah Mentan Geser Anggaran untuk Pemulihan Bencana di Sumatra

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memuji langkah Mentan Amran Sulaiman yang menggeser anggaran Rp1,4 triliun demi pemulihan pascabencana di Sumatra. Cek progresnya!

Elara | MataMata.com
Kamis, 19 Februari 2026 | 06:00 WIB
Dasco Puji Langkah Mentan Geser Anggaran untuk Pemulihan Bencana di Sumatra

Dasco Puji Langkah Mentan Geser Anggaran untuk Pemulihan Bencana di Sumatra

matamata.com - Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, memuji langkah cepat Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dalam mengelola anggaran untuk pemulihan pascabencana di Sumatra. Dasco menilai model pergeseran anggaran yang dilakukan Kementan patut menjadi rujukan bagi kementerian dan lembaga lain dalam situasi darurat.

Apresiasi tersebut disampaikan Dasco dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatra di Senayan, Jakarta, Rabu (18/2). Ia menggarisbawahi efektivitas Mentan dalam menyiapkan kebutuhan pangan sekaligus menyesuaikan alokasi anggaran secara fleksibel.

“Terima kasih kepada Pak Mentan atas ketersediaan stok beras yang lebih dari cukup. Pergeseran anggaran yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak ini adalah langkah yang mungkin bisa dicontoh oleh kementerian lain,” ujar Dasco.

Dalam kesempatan yang sama, Mentan Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa bantuan untuk wilayah terdampak terdiri dari bantuan reguler melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebesar Rp1 triliun, serta bantuan non-reguler melalui program Kementan Peduli senilai Rp75,8 miliar.

Selain bantuan langsung, Kementan mengambil langkah strategis dengan menggeser anggaran reguler sebesar Rp1,4 triliun guna mempercepat pemulihan sektor pertanian. Total kebutuhan anggaran pemulihan sendiri diperkirakan mencapai Rp4,7 triliun.

“Langkah ini sudah kami sampaikan ke Bappenas dan Menteri Keuangan,” jelas Amran.

Amran menjamin ketersediaan pangan di wilayah terdampak tetap stabil. Saat ini, stok beras di lokasi bencana mencapai 100 ribu ton, yang diprediksi mencukupi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan. Secara nasional, stok pangan juga berada pada posisi kuat di angka 3,5 juta ton.

Mengenai progres di lapangan, Amran melaporkan bahwa dari total 94 ribu hektare lahan sawah yang rusak di Sumatra, 39 ribu hektare di antaranya sudah mulai ditanami kembali. Menariknya, material longsoran di wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat justru membawa humus yang subur.

“Ada kabar baik, lahan yang tertimbun longsoran itu ternyata mengandung humus subur. Jadi, kami fokus pada perbaikan irigasi agar penanaman bisa segera dilakukan,” tambahnya.

Langkah terukur ini, menurut Amran, merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional di tengah situasi darurat. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan DPR terus kuat demi mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak. (Antara)

Baca Juga: Sambut Bulan Puasa 2026, Sigit Wardana Hadirkan Lagu 'Ramadan Raya'

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemenkeu mencatat penerimaan Bea Cukai per September 2026 mencapai Rp240,28 triliun (71,51% target APBN). Simak rincian ...

news | 14:11 WIB

Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto mengimbau massa serikat buruh menjaga ketertiban saat demo pengesahan RUU Pelindu...

news | 14:06 WIB

DPR RI resmi mengesahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan menjadi UU dalam Rapat Paripurna. Menaker Yassierli sebut UU i...

news | 13:40 WIB

Mahkamah Konstitusi (MK) dijadwalkan membacakan putusan perkara PHPU terkait keabsahan syarat pendidikan Gibran Rakabumi...

news | 11:31 WIB

Calvin Verdonk menilai gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi modal penting Timnas Indonesia untuk bersaing di Grup F P...

news | 10:15 WIB