Bahlil Lahadalia: Pesantren Adalah Benteng Nasionalisme dan IPTEK

Bahlil Lahadalia tegaskan peran pesantren dalam nasionalisme dan dorong pemerintah berikan akses khusus beasiswa LPDP serta Makan Bergizi Gratis bagi santri.

Elara | MataMata.com
Senin, 09 Maret 2026 | 11:15 WIB
Bahlil Lahadalia: Pesantren Adalah Benteng Nasionalisme dan IPTEK

Bahlil Lahadalia: Pesantren Adalah Benteng Nasionalisme dan IPTEK

matamata.com - Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran vital dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada generasi muda Indonesia. Menurutnya, pesantren berhasil mengolaborasikan pendidikan agama, ilmu pengetahuan, teknologi, dan cinta tanah air dalam satu ekosistem.

"Pesantren mendidik anak-anak kita untuk paham agama, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, bahkan menanamkan nasionalisme. Nilai-nilai ini melekat kuat di pesantren," ujar Bahlil dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Pria yang juga menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini memastikan pemerintah akan selalu hadir untuk mendukung kemajuan pesantren. Ia menyebutkan sejumlah program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang kini mulai menyasar lingkungan pesantren, di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Ini adalah bagian dari ikhtiar pemerintah. Tidak hanya untuk sekolah umum, tetapi santri-santri di pesantren juga harus merasakan manfaatnya," tegasnya.

Selain pemenuhan gizi, Bahlil secara khusus menyoroti akses beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Ia meyakini kualitas santri tidak kalah bersaing dengan siswa sekolah umum, namun selama ini perhatian khusus terhadap jalur prestasi santri dinilai masih minim.

"Saya pikir (afirmasi LPDP) ini harus terus kita suarakan agar diambil keputusan yang tepat. Bagaimanapun, para santri adalah anak bangsa yang berhak mendapatkan kesempatan yang sama," pungjang Bahlil.

Melalui dorongan ini, Bahlil berharap ke depannya tidak ada lagi sekat antara pendidikan berbasis agama dan umum dalam hal akses fasilitas serta bantuan pemerintah, demi menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming meninjau proyek PSEL Keramasan di Palembang. Pembangunan fasilitas pengolah sampah menjadi list...

news | 11:39 WIB

Mantan Menteri ESDM Sudirman Said kembali diperiksa Kejagung sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak m...

news | 11:36 WIB

Kemenlu China tegaskan hubungan bilateral dan iklim investasi dengan Indonesia tetap kokoh, merespons spekulasi viral te...

news | 11:32 WIB

Kemnaker resmi membuka pendaftaran Program Magang Nasional 2026 Tahap 1 bagi fresh graduate. Cek informasi pendaftaran d...

news | 07:15 WIB

KPK mengisyaratkan menolak laporan gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni terkait amplop dari Bupati Kuansing Suhardiman Am...

news | 06:00 WIB