Seskab Teddy Indra Wijaya Buka Ratas Bahas Proyek 15 Ribu Hunian Sementara Danantara

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membuka rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto guna membahas progres pembangunan 600 hunian sementara (huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1).

Elara | MataMata.com
Kamis, 01 Januari 2026 | 14:15 WIB
Tangkapan layar - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membuka rapat terbatas pembangunan 600 hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana Sumatera, di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026) (ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden)

Tangkapan layar - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membuka rapat terbatas pembangunan 600 hunian sementara bagi masyarakat terdampak bencana Sumatera, di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026) (ANTARA/Youtube Sekretariat Presiden)

Matamata.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya membuka rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto guna membahas progres pembangunan 600 hunian sementara (huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1).

Proyek ini merupakan bagian dari target besar pembangunan 15 ribu unit rumah oleh Danantara Indonesia bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera.

Dalam keterangannya yang dipantau melalui siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden, Teddy menjelaskan bahwa rapat tersebut menjadi forum strategis yang mempertemukan pemangku kebijakan lintas sektor dan pimpinan badan usaha.

"Telah hadir 10 menteri dan anggota Kabinet Merah Putih, serta 15 Direktur Utama BUMN, dalam rangka meninjau 600 hunian rumah dari 15 ribu yang rencana akan dibangun Danantara," kata Teddy di Jakarta, Kamis (1/1).

Target Distribusi dan Fasilitas Seskab memaparkan bahwa rencana pembangunan 15 ribu unit huntara tersebut akan didistribusikan di tiga provinsi, dengan porsi terbesar berada di Provinsi Aceh sebanyak 12 ribu unit. Sementara itu, Sumatera Utara dialokasikan kurang lebih 2.000 unit dan Sumatera Barat sebanyak 500 unit.

Untuk tahap awal di Aceh Tamiang, sebanyak 600 unit ditargetkan siap serah terima kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026. Penyerahan tersebut juga mencakup fasilitas pendukung yang mencakup:

14 unit dapur umum
120 unit toilet dan kamar mandi
Taman bermain dan jaringan wifi

Koordinasi Lintas Sektoral Selain memimpin pembukaan ratas, Teddy menyebutkan bahwa koordinasi akan dilanjutkan bersama jajaran Pemerintah Provinsi Aceh, termasuk Gubernur Muzakir Manaf, Wakil Gubernur Fadhlullah, serta Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi.

Dalam kunjungan kerja mendampingi Presiden Prabowo ke lokasi pembangunan, Seskab hadir bersama sejumlah menteri koordinator dan menteri teknis lainnya guna memastikan integrasi pembangunan infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana di wilayah tersebut. (Antara)

Baca Juga: Sebanyak 2.051 Personel Polda Aceh Peroleh Kenaikan Pangkat di Awal Tahun 2026

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Kemkomdigi berencana mewajibkan penggunaan nomor telepon seluler saat registrasi akun media sosial. Simak alasan Menkomd...

news | 16:26 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) instruksikan SPPG utamakan produk pangan dan telur lokal dalam Program Makan Bergizi Gratis (M...

news | 16:22 WIB

Komisi III DPR RI mendesak polisi segera mengusut kasus dugaan penganiayaan PRT berinisial H oleh mantan istri komedian ...

news | 16:16 WIB

Mendagri Tito Karnavian meminta pemda waspada terhadap dampak geopolitik global, terutama lonjakan harga minyak dan kurs...

news | 14:51 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menjamin anggaran alutsista dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan mengganggu str...

news | 14:28 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa respons keras kritik The Economist. Ia menegaskan defisit APBN dan utang RI jauh lebih sehat...

news | 14:12 WIB

Kemensos menargetkan investigasi internal dugaan markup pengadaan sepatu Sekolah Rakyat rampung dalam 3 pekan. Dua pejab...

news | 10:43 WIB

Presiden Prabowo resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih di Jatim dan Jateng. Menkop Ferry Juliantono tegaskan koperasi...

news | 10:36 WIB

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mendukung perubahan nama prodi Teknik menjadi Rekayasa oleh Kemendiktisa...

news | 10:15 WIB

Kemendikdasmen resmi menerbitkan SE Nomor 7 Tahun 2026 terkait penugasan guru non-ASN. Kebijakan ini membawa angin segar...

news | 09:15 WIB