Prabowo Dukung Perundingan Damai Kamboja-Thailand di KTT ASEAN

Presiden Prabowo Subianto mendorong perundingan damai Kamboja-Thailand dalam KTT ke-48 ASEAN di Filipina demi menjaga stabilitas kawasan Asia Tenggara.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:15 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kiri) berbincang-bincang dengan sejumlah pemimpin negara anggota ASEAN saat sesi retret KTT Ke-48 ASEAN di Ocean Pavilion, Mactan, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet.

Presiden Prabowo Subianto (kiri) berbincang-bincang dengan sejumlah pemimpin negara anggota ASEAN saat sesi retret KTT Ke-48 ASEAN di Ocean Pavilion, Mactan, Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026). ANTARA/HO-Sekretariat Kabinet.

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto secara tegas menyatakan dukungannya terhadap perundingan damai antara Kamboja dan Thailand. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden dalam sesi retret Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang berlangsung di Cebu, Filipina, Jumat (8/5/2026).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa dalam sesi tertutup tersebut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya semangat persaudaraan dan komunikasi konstruktif untuk menjaga stabilitas Asia Tenggara.

"Presiden mendorong perundingan damai antara Thailand dan Kamboja, serta pembahasan situasi di Myanmar demi menjaga harmoni di kawasan," ujar Teddy dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (9/5/2026) dini hari.

Selain isu perbatasan dan konflik internal kawasan, Presiden Prabowo mengingatkan seluruh anggota ASEAN untuk tetap mengedepankan dialog di tengah gejolak geopolitik global. Menurut Teddy, langkah ini krusial agar Asia Tenggara tetap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang stabil.

"Dalam suasana hangat, Presiden bersama pemimpin ASEAN membahas tantangan global yang berdampak langsung pada kawasan. Tujuannya satu, memperkuat komitmen menjaga perdamaian dan pertumbuhan ekonomi," lanjutnya.

Kehadiran Presiden di Cebu dianggap sebagai bukti nyata komitmen aktif Indonesia dalam memperkuat soliditas ASEAN. Indonesia terus mendorong organisasi ini menjadi "jangkar" perdamaian dunia di tengah kompleksitas tantangan global.

Sebagai penutup rangkaian KTT, Presiden Prabowo menghadiri jamuan makan malam (gala dinner) dengan mengenakan pakaian nasional Filipina, Barong Tagalog, yang dipadukan dengan aksen motif batik.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian KTT di Filipina, Presiden dijadwalkan kembali ke tanah air pada Sabtu ini untuk melanjutkan kunjungan kerja ke wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Pulau Miangas, Sulawesi Utara. Ia menjanjikan renovasi sekolah, puskesmas, dan pen...

news | 11:33 WIB

Menag Nasaruddin Umar mengimbau lembaga pendidikan menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) untuk membangun karakter si...

news | 11:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto tuntaskan KTT ke-48 ASEAN di Filipina. Indonesia sukses dorong kerja sama regional untuk ketah...

news | 10:15 WIB

Menhut Raja Juli Antoni tegaskan Inpres Penyelamatan Gajah fokus pada perbaikan 21 kantong habitat tersisa dan integrasi...

news | 09:15 WIB

Mobil kepresidenan Maung Garuda milik Presiden Prabowo Subianto mencuri perhatian warga dan delegasi KTT ke-48 ASEAN di ...

news | 08:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya jaminan sosial tenaga kerja untuk meningkatkan nilai ESG perusahaan dan me...

news | 06:00 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) memproyeksikan 6 juta liter minyak jelantah dari Program Makan Bergizi Gratis setiap bulan unt...

news | 15:30 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden Prabowo di KTT BIMP-EAGA untuk mendorong interkoneksi listrik lintas ...

news | 15:00 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau fasilitas modern di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Lampung Timur untuk mendor...

news | 14:38 WIB

Presiden Prabowo Subianto mendorong negara-negara anggota ASEAN menjadikan kawasan Asia Tenggara sebagai zona perdamaian...

news | 14:29 WIB