Prabowo Tuntaskan KTT ASEAN, Perkuat Kolaborasi Ketahanan Pangan dan Energi

Presiden Prabowo Subianto tuntaskan KTT ke-48 ASEAN di Filipina. Indonesia sukses dorong kerja sama regional untuk ketahanan pangan dan energi demi hadapi dampak konflik global.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:15 WIB
Prabowo Tuntaskan KTT ASEAN, Perkuat Kolaborasi Ketahanan Pangan dan Energi

Prabowo Tuntaskan KTT ASEAN, Perkuat Kolaborasi Ketahanan Pangan dan Energi

matamata.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi menuntaskan agenda kunjungan kerjanya dalam KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Kunjungan ini menghasilkan penguatan komitmen bersama negara-negara Asia Tenggara dalam menghadapi tantangan global, khususnya di sektor ketahanan pangan dan energi.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan bahwa isu utama yang mendominasi sesi KTT adalah respons kolektif ASEAN terhadap situasi geopolitik global. Konflik di Timur Tengah menjadi sorotan karena berdampak langsung pada stabilitas ekonomi di kawasan.

"Intinya adalah respons bersama ASEAN dalam menyikapi situasi di Timur Tengah. Semua merasakan efek langsungnya terhadap ekonomi, terlebih lagi pada ketersediaan pangan dan energi," ujar Sugiono dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).

Menurut Sugiono, para pemimpin ASEAN sepakat bahwa Asia Tenggara harus semakin tangguh (resilient) di tengah ketidakpastian global. Inisiatif bersama ini sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo yang menempatkan ketahanan pangan dan energi sebagai fondasi kedaulatan nasional.

Sebagai langkah konkret, KTT kali ini menyepakati sejumlah capaian (deliverables) penting. Dua di antaranya adalah ASEAN Petroleum Security Agreement untuk stabilitas energi dan ASEAN Plus Three Emergency Rice Reserve (APTERR) guna menjamin cadangan beras darurat.

"Kita menyadari perang yang terjadi di kawasan jauh pun bisa dengan cepat berimbas pada kehidupan masyarakat kita. Inilah yang dirasakan seluruh negara ASEAN," tambah Sugiono.

Melalui kesepakatan ini, Indonesia sukses memposisikan diri sebagai penggerak utama dalam menjaga stabilitas kawasan dari ancaman krisis eksternal. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pemerintah resmi memperluas penerapan tarif Rp0 pencatatan hak cipta untuk semua jenis karya, mulai dari film, buku, hin...

news | 12:00 WIB

Pemerintah Kemenko Pangan menggandeng 400 perusahaan tambang di Kalteng untuk percepatan penanganan karhutla dan pencega...

news | 11:30 WIB

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama dijatuhi sanksi mundur 6 posisi start di Moto3 Qatar 2026 akibat mengabaikan bendera...

news | 11:00 WIB

Dubes Azerbaijan Ramil Rzayev mengapresiasi dukungan konsisten Indonesia terhadap kedaulatan negaranya saat peringatan H...

news | 10:33 WIB

Sinopsis film Gak Ada Matinya yang dibintangi Oki Rengga dan Fedi Nuril. Simak alur cerita komedi gelap tentang sandiwar...

news | 15:00 WIB