Prabowo di KTT Ke-48 ASEAN: Jadikan Asia Tenggara Zona Perdamaian Dunia

Presiden Prabowo Subianto mendorong negara-negara anggota ASEAN menjadikan kawasan Asia Tenggara sebagai zona perdamaian dan stabilitas global di KTT Ke-48 Filipina.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 08 Mei 2026 | 14:29 WIB
Prabowo di KTT Ke-48 ASEAN: Jadikan Asia Tenggara Zona Perdamaian Dunia

Prabowo di KTT Ke-48 ASEAN: Jadikan Asia Tenggara Zona Perdamaian Dunia

matamata.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengajak seluruh negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk berkomitmen menjaga kawasan tetap menjadi zona perdamaian. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Filipina, Jumat (8/5).

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan bahwa ASEAN harus menjadi "jangkar" stabilitas di tengah meningkatnya eskalasi konflik dan dinamika geopolitik global. Menurut Presiden, hal ini hanya bisa dicapai melalui kerja sama erat dan solidaritas sesama anggota.

"Kita harus memberi contoh. Kita harus benar-benar berkomitmen untuk memiliki ASEAN yang solid, menjaga perdamaian, stabilitas, serta menghargai dialog dan kolaborasi," ujar Presiden Prabowo sebagaimana dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden.

Presiden menegaskan bahwa budaya damai ASEAN tidak hanya perlu dilestarikan, tetapi juga harus dipromosikan sebagai model bagi dunia internasional. Di hadapan para pemimpin Asia Tenggara, ia memperingatkan bahwa rivalitas geopolitik hanya akan merugikan masyarakat dan menghambat pembangunan kawasan.

"Kita tidak boleh membiarkan persaingan (menghancurkan kita). Kita tidak boleh membiarkan masa lalu menentukan masa kini dan masa depan kita. Indonesia bertekad untuk membangun kebijakan bertetangga yang baik (good neighbour policy)," tegasnya.

Sesi pleno di Mactan Expo tersebut dibuka oleh Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. Selain Indonesia, hadir pula para pemimpin negara anggota lainnya seperti PM Malaysia Anwar Ibrahim, PM Singapura Lawrence Wong, hingga PM Timor Leste Xanana Gusmão. Masing-masing pemimpin menyampaikan pernyataan sikap terkait proyeksi masa depan kawasan di tengah tantangan global saat ini. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto menggelar ratas di Istana Merdeka untuk membahas skema pendidikan negeri gratis dari jenjang S...

news | 14:04 WIB

Bank Indonesia (BI) mendesak DANA melakukan investigasi menyeluruh terkait pembobolan kartu kredit lewat fitur DANA QR. ...

news | 13:28 WIB

Kemenkeu mengestimasi insentif pajak tahun 2026 mencapai Rp576,4 triliun. Simak rincian sektor penerima dan dampaknya te...

news | 12:43 WIB

Kemnaker menetapkan 40.962 peserta lolos Magang Nasional 2026 Batch 2 Angkatan 2. Simak tingkat persaingan dan target 15...

news | 12:17 WIB

KPK usut dugaan keterlibatan anggota Polri Yayat Sudrajat dalam proyek Pemkab Bekasi. Mantan Pj Bupati dan Ketua DPRD tu...

news | 11:22 WIB