Seskab Teddy dan Mensos Gus Ipul Bahas Prestasi Sekolah Rakyat hingga Akurasi Bansos

Seskab Teddy Indra Wijaya dan Mensos Gus Ipul membahas progres Sekolah Rakyat yang berprestasi internasional dan sinkronisasi data bansos melalui DTSEN.

Elara | MataMata.com
Selasa, 07 April 2026 | 15:30 WIB
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Senin (6/4/2026). (ANTARA/Instagram-Sekretariat Kabinet).

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Senin (6/4/2026). (ANTARA/Instagram-Sekretariat Kabinet).

Matamata.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Senin (6/4). Pertemuan strategis tersebut membahas progres program Sekolah Rakyat dan sinkronisasi penyaluran bantuan sosial (bansos).

Mengutip informasi resmi Sekretariat Kabinet, Selasa (7/4), pertemuan ini difokuskan pada penguatan kualitas pendidikan melalui Sekolah Rakyat serta memastikan penyaluran bansos tepat sasaran berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Mensos Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, melaporkan bahwa penyelenggaraan Sekolah Rakyat terus menunjukkan tren positif. Hal ini dibuktikan dengan capaian prestasi siswa di level nasional hingga internasional.

Salah satu prestasi unggulan yang dilaporkan adalah keberhasilan Rina Ayu Mei Sarah, siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 18 Blora, sebagai Peserta Terbaik I Young Scientist Training Camp ke-6 FGP Indonesia.

Selain itu, Gus Ipul memaparkan capaian Muliyadi dari Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 18 Lombok Barat yang meraih medali perunggu Olimpiade Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris tingkat nasional 2025.

Prestasi lainnya diraih oleh Juli, siswa SRMA 12 Bogor, yang menembus final Olimpiade Geografi tingkat ASEAN (GEOSAC) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Terkait aspek kesejahteraan sosial, kedua pihak menekankan pentingnya optimalisasi penyaluran bansos agar semakin akurat dengan berpedoman pada DTSEN. Pemerintah berkomitmen memperkuat koordinasi lintas kementerian untuk memastikan program perlindungan sosial berjalan efektif.

"Penguatan basis data terpadu nasional menjadi kunci bagi pemerintah untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara tepat dan terukur," demikian pernyataan resmi tersebut. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti hampir 700 bencana alam yang terjadi di awal 2026. Ia mendesak pemerintah memberika...

news | 15:15 WIB

Jusuf Kalla (JK) datangi Bareskrim Polri untuk melaporkan Rismon Sianipar atas dugaan fitnah aliran dana Rp5 miliar terk...

news | 14:15 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya menerima kunjungan Kepala BIN Muhammad Herindra untuk membahas persiapan Sidang TPA dan isu st...

news | 13:00 WIB

Pertamina Patra Niaga JBT imbau warga waspadai elpiji oplosan pasca-pengungkapan kasus di Jateng. Simak cara cek segel h...

news | 12:12 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman pastikan harga pupuk subsidi tidak naik meski Selat Hormuz ditutup. Stok nasional aman 1,29 j...

news | 11:00 WIB

Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto menyatakan pembahasan status Bulog menjadi badan otonom masih menunggu keputusan ...

news | 10:15 WIB

Pemerintah resmi menetapkan HPP gabah Rp6.500/kg melalui Inpres No. 4 Tahun 2026. Stok beras nasional kini tembus rekor ...

news | 09:30 WIB

KPAI desak Badan Gizi Nasional investigasi transparan kasus keracunan 72 siswa dalam program Makan Bergizi Gratis di Jak...

news | 08:30 WIB

Rusia dan China resmi gunakan hak veto untuk memblokir resolusi DK PBB terkait keamanan navigasi di Selat Hormuz yang di...

news | 07:15 WIB

China ingatkan DK PBB agar resolusi terkait Timur Tengah tidak dijadikan alat legitimasi agresi militer AS dan Israel di...

news | 06:00 WIB