Khofifah Perkuat Pendidikan Inklusif Lewat Safari Bansos Amaliyah Ramadan di Bangkalan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tinjau Sekolah Rakyat di Bangkalan lewat program Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 H untuk dukung pendidikan inklusif.

Elara | MataMata.com
Rabu, 18 Maret 2026 | 14:23 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memeluk siswa Sekolah Rakyat di sela-sela kegiatan Sapa Bantuan Sosial (Bansos) Amaliyah Ramadhan 1447 Hijriah. ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memeluk siswa Sekolah Rakyat di sela-sela kegiatan Sapa Bantuan Sosial (Bansos) Amaliyah Ramadhan 1447 Hijriah. ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim

Matamata.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlangsungan Sekolah Rakyat (SR) di wilayahnya. Melalui agenda "Sapa Bantuan Sosial (Bansos) Amaliyah Ramadan 1447 Hijriah", Khofifah memberikan penguatan moral dan materiil bagi siswa dari latar belakang sederhana guna mewujudkan pendidikan inklusif.

"Kami ingin anak-anak Sekolah Rakyat juga merasakan perhatian dan dukungan agar mereka semakin semangat belajar, terus optimis untuk meraih cita-cita," ujar Khofifah saat menghadiri Sapa Bansos Amaliyah Ramadan di Bangkalan, Rabu (18/3/2026).

Kegiatan di Bangkalan ini merupakan titik ke-17 dalam rangkaian safari Ramadan Gubernur. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau sembilan Sekolah Rakyat di berbagai daerah, di antaranya SRT 51 Bangkalan, SRMA 24 Kediri, SRMA 25 Lamongan, SRMP 29 Pamekasan, SRMP 15 Mojokerto, SRT 2 Banyuwangi, SRT 18 Tuban, SRT 8 Jombang, hingga SRMA 37 Gresik.

Dalam setiap kunjungannya, Khofifah kerap meminta para siswa menampilkan kesenian hadrah untuk menghidupkan suasana kebersamaan. Selain memberikan motivasi, Gubernur juga menyerahkan bantuan berupa peralatan ibadah dan tas sekolah kepada para siswa.

Interaksi hangat ini meninggalkan kesan mendalam bagi para pelajar. Raffa Inayah, siswa SRT 51 Bangkalan, mengaku bangga bisa berdialog langsung dengan orang nomor satu di Jawa Timur tersebut.

"Saya senang sekali dan bangga bisa bertemu Ibu Gubernur, apalagi saya dipeluk langsung. Ini pertama kalinya saya bertemu beliau," tutur Raffa dengan haru.

Raffa menambahkan, menimba ilmu di Sekolah Rakyat tidak hanya soal pelajaran umum, tetapi juga pembentukan karakter. "Di sini kami diajarkan disiplin dan berani punya mimpi. Guru-gurunya sangat peduli, kami merasa punya keluarga baru. Saya ingin membuktikan kalau kami juga bisa sukses," ucapnya penuh semangat.

Keberadaan Sekolah Rakyat di Jawa Timur kini menjadi tumpuan harapan baru bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Program ini mengintegrasikan pengetahuan umum dengan pendidikan nilai, yang diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tangguh dan berkarakter. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Korlantas Polri mulai memberlakukan one way nasional dari KM 70 Cikampek hingga KM 414 Kalikangkung pada Rabu (18/3) puk...

news | 08:30 WIB

Thailand resmi menjajaki pembelian minyak dari Rusia untuk amankan pasokan domestik menyusul ketidakpastian energi akiba...

news | 07:15 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Yonif TP 845 Ksatria Satam di Belitung Timur. Menhan mengapresiasi peran prajurit da...

news | 06:00 WIB

Mahkamah Konstitusi (MK) RI resmi menolak permohonan uji materi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undan...

news | 14:45 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengimbau warga tidak panic buying. Stok BBM nasional dipastikan...

news | 13:30 WIB

KPK menyebut sistem pengadaan barang dan jasa Pemkab Rejang Lebong rentan korupsi dengan skor MCP hanya 61. Simak detail...

news | 13:13 WIB

Anggota Komisi XI DPR RI, Eric Hermawan, menilai gagasan menjadikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai cabang kekuasaan...

news | 12:29 WIB

Komisi III DPR kecam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Sebut aksi ini sebagai perlawanan terha...

news | 12:26 WIB

Baznas RI cetak rekor pengumpulan Zakat Istana 2026 sebesar Rp4,3 miliar. Presiden Prabowo, Wapres Gibran, dan jajaran m...

news | 12:21 WIB

Mendag Budi Santoso meninjau Pasar Rawasari dan memastikan harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan daging ay...

news | 09:30 WIB