KPK Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Masih Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RS Bhayangkara

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa rangkaian tindakan medis tersebut telah berlangsung sejak Senin (23/3) malam. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari prosedur sebelum penyidik mengembalikan mantan Menteri Agama tersebut ke Rumah Tahan

Elara | MataMata.com
Selasa, 24 Maret 2026 | 10:45 WIB
Mantan Menteri Agama sekaligus tersangka kasus kuota haji Yaqut Cholil Qoumas memakai rompi oranye dan berjalan menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (12/3/2026). (ANTARA/Rio Feisal)

Mantan Menteri Agama sekaligus tersangka kasus kuota haji Yaqut Cholil Qoumas memakai rompi oranye dan berjalan menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (12/3/2026). (ANTARA/Rio Feisal)

Matamata.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Qoumas, masih menjalani pemeriksaan kesehatan intensif hingga hari ini, Selasa (24/3/2026). Langkah medis ini dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara, Jakarta Timur.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa rangkaian tindakan medis tersebut telah berlangsung sejak Senin (23/3) malam. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari prosedur sebelum penyidik mengembalikan mantan Menteri Agama tersebut ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) KPK.

"Tim dokter masih terus melakukan serangkaian tindakan pemeriksaan kesehatan. Ini dalam rangka proses pengembalian yang bersangkutan menjadi tahanan rutan, dari sebelumnya sebagai tahanan rumah," ujar Budi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (24/3).

Budi menambahkan bahwa penyidikan kasus dugaan korupsi kuota haji terus menunjukkan perkembangan positif. Saat ini, penyidik fokus melengkapi berkas perkara agar bisa segera dilimpahkan ke tahap penuntutan.

Klarifikasi Atas Spekulasi di Rutan Keterangan resmi KPK ini sekaligus menjawab kabar miring yang beredar di lingkungan rutan. Sebelumnya, pada Sabtu (21/3), Silvia Rinita Harefa—istri dari terdakwa korupsi mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer Gerungan—menyebut para tahanan mempertanyakan keberadaan Yaqut.

Silvia mengklaim mendapatkan informasi dari suaminya bahwa Yaqut tidak terlihat di rutan sejak Kamis (19/3) malam, bahkan saat pelaksanaan Shalat Idul Fitri pada 21 Maret 2026.

Menanggapi hal tersebut, KPK sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa Yaqut memang sempat berstatus tahanan rumah sejak 19 Maret 2026 atas permohonan keluarga yang diajukan pada 17 Maret. Meski berstatus tahanan rumah, KPK menegaskan pengawasan ketat tetap dilakukan.

Sebagai informasi, Yaqut Cholil Qoumas ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 9 Januari 2026 terkait dugaan korupsi kuota haji Indonesia tahun anggaran 2023-2024. Penahanan perdana dilakukan pada 12 Maret 2026 di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK, tepat setelah permohonan praperadilannya ditolak.

Berdasarkan laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, kasus korupsi kuota haji ini ditaksir telah merugikan keuangan negara hingga Rp622 miliar. (Antara)

Baca Juga: Prabowo Telepon Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Perkuat Solidaritas Idulfitri

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto berkomitmen membagikan 1.582 kapal ikan dan membangun 1.386 desa nelayan hingga 2026 demi meni...

news | 16:05 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Pulau Miangas, Sulawesi Utara. Ia menjanjikan renovasi sekolah, puskesmas, dan pen...

news | 11:33 WIB

Menag Nasaruddin Umar mengimbau lembaga pendidikan menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) untuk membangun karakter si...

news | 11:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto tuntaskan KTT ke-48 ASEAN di Filipina. Indonesia sukses dorong kerja sama regional untuk ketah...

news | 10:15 WIB

Menhut Raja Juli Antoni tegaskan Inpres Penyelamatan Gajah fokus pada perbaikan 21 kantong habitat tersisa dan integrasi...

news | 09:15 WIB

Mobil kepresidenan Maung Garuda milik Presiden Prabowo Subianto mencuri perhatian warga dan delegasi KTT ke-48 ASEAN di ...

news | 08:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto mendorong perundingan damai Kamboja-Thailand dalam KTT ke-48 ASEAN di Filipina demi menjaga st...

news | 07:15 WIB

Menko Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya jaminan sosial tenaga kerja untuk meningkatkan nilai ESG perusahaan dan me...

news | 06:00 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) memproyeksikan 6 juta liter minyak jelantah dari Program Makan Bergizi Gratis setiap bulan unt...

news | 15:30 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden Prabowo di KTT BIMP-EAGA untuk mendorong interkoneksi listrik lintas ...

news | 15:00 WIB