Prabowo Targetkan Bagi 1.582 Kapal Ikan untuk Sejahterakan Nelayan

Presiden Prabowo Subianto berkomitmen membagikan 1.582 kapal ikan dan membangun 1.386 desa nelayan hingga 2026 demi meningkatkan ekonomi nelayan Indonesia.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:05 WIB
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026) ANTARA/Prisca Triferna

Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5/2026) ANTARA/Prisca Triferna

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan nelayan Indonesia melalui bantuan ribuan armada kapal. Tercatat, sebanyak 1.582 unit kapal ikan siap dibagikan mulai tahun ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden di hadapan masyarakat Kampung Nelayan Merah Putih, Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5). Prabowo menekankan bahwa program ini bertujuan untuk memastikan terjadinya perbaikan ekonomi yang nyata di tingkat nelayan.

"Saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera, saya ingin mereka tersenyum tiap hari karena penghasilannya baik. Kita akan bangun mulai tahun ini 1.582 kapal ikan. Nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu," ujar Prabowo sebagaimana dipantau secara daring dari Jakarta.

Bantuan armada tersebut nantinya akan diserahkan melalui koperasi nelayan. Presiden menjelaskan bahwa spesifikasi kapal yang diberikan akan bervariasi, mulai dari ukuran kecil, menengah, hingga kapal berkapasitas besar, guna menyesuaikan kebutuhan di berbagai wilayah.

Selain bantuan fisik kapal, pemerintah juga tengah mengejar pembangunan infrastruktur melalui program Kampung Nelayan. Targetnya, sebanyak 1.386 desa nelayan di seluruh Indonesia akan diresmikan hingga akhir 2026.

Prabowo menginstruksikan agar setiap tahunnya dilakukan pembangunan fasilitas di sekitar 1.000 desa untuk mendukung produktivitas. Fasilitas tersebut mencakup pembangunan pabrik es, gudang pendingin (cold storage), hingga stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) khusus untuk kapal nelayan.

"Pembangunan Desa/Kampung Nelayan juga akan terus dilanjutkan di wilayah lain secara bertahap," tegasnya.

Sebelum mengunjungi Gorontalo, Kepala Negara terlebih dahulu meninjau Pulau Miangas di Sulawesi Utara. Dalam kesempatan tersebut, Presiden secara simbolis menyerahkan bantuan satu unit kapal nelayan berukuran 15 gross tonnage (GT) dengan kapasitas lima orang awak sebagai bagian dari rangkaian program pemberdayaan masyarakat pesisir. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Pulau Miangas, Sulawesi Utara. Ia menjanjikan renovasi sekolah, puskesmas, dan pen...

news | 11:33 WIB

Menag Nasaruddin Umar mengimbau lembaga pendidikan menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) untuk membangun karakter si...

news | 11:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto tuntaskan KTT ke-48 ASEAN di Filipina. Indonesia sukses dorong kerja sama regional untuk ketah...

news | 10:15 WIB

Menhut Raja Juli Antoni tegaskan Inpres Penyelamatan Gajah fokus pada perbaikan 21 kantong habitat tersisa dan integrasi...

news | 09:15 WIB

Mobil kepresidenan Maung Garuda milik Presiden Prabowo Subianto mencuri perhatian warga dan delegasi KTT ke-48 ASEAN di ...

news | 08:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto mendorong perundingan damai Kamboja-Thailand dalam KTT ke-48 ASEAN di Filipina demi menjaga st...

news | 07:15 WIB

Menko Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya jaminan sosial tenaga kerja untuk meningkatkan nilai ESG perusahaan dan me...

news | 06:00 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) memproyeksikan 6 juta liter minyak jelantah dari Program Makan Bergizi Gratis setiap bulan unt...

news | 15:30 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mendampingi Presiden Prabowo di KTT BIMP-EAGA untuk mendorong interkoneksi listrik lintas ...

news | 15:00 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau fasilitas modern di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Lampung Timur untuk mendor...

news | 14:38 WIB