Pecah Rekor! Bulog Serap 4,5 Juta Ton Gabah, Indonesia Resmi Swasembada Beras

Perum Bulog pecahkan rekor penyerapan gabah 4,5 juta ton pada 2025, tertinggi sepanjang sejarah. Simak peran strategis Bulog kawal swasembada pangan nasional.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 09 Januari 2026 | 08:30 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kiri), Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kanan) dalam rangkaian Panen Raya Nasional dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional 2025 yang digelar di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). ANTARA/HO-Bulog

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kiri), Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (kanan) dalam rangkaian Panen Raya Nasional dan Pengumuman Swasembada Pangan Nasional 2025 yang digelar di Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat, Rabu (7/1/2026). ANTARA/HO-Bulog

Matamata.com - Perum Bulog mencatatkan rekor penyerapan gabah tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pada tahun 2025. Capaian ini memperkokoh posisi Bulog sebagai instrumen utama negara dalam menjaga produksi petani, memperkuat cadangan beras nasional, sekaligus mengawal suksesnya swasembada pangan.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil menyerap Gabah Kering Panen (GKP) sebanyak 4.537.490 ton.

"Sebagai stabilisator pangan sekaligus offtaker utama hasil panen petani, Bulog berhasil memecahkan rekor penyerapan GKP tertinggi sepanjang sejarah," ujar Rizal dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (8/1).

Selain GKP, Bulog juga menyerap 6.863 ton Gabah Kering Giling (GKG) serta 765.504 ton beras. Dengan demikian, total pengadaan setara beras pada tahun 2025 mencapai angka fantastis, yakni 3.191.969 ton.

Rizal menekankan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar pencapaian statistik, melainkan hasil dari kehadiran aktif tim Bulog di lapangan.

"Kami turun langsung ke petani untuk memastikan gabah terserap dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram. Ini adalah bentuk nyata keberpihakan negara kepada kesejahteraan petani," tegasnya.

Sinergi Lintas Sektor Capaian ini juga merupakan hasil kolaborasi dalam ekosistem pangan nasional. Bulog menjalin sinergi dengan pemerintah pusat, daerah, hingga kolaborasi strategis bersama TNI dan Polri untuk pemanfaatan fasilitas pergudangan guna menjamin keamanan stok nasional.

Atas kontribusi besar tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi langsung kepada Bulog dalam rangkaian Panen Raya Nasional di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1).

Dalam momentum tersebut, Presiden juga secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai Swasembada Pangan Nasional 2025.

"Bulog berkomitmen terus menjaga stabilitas pangan secara profesional, transparan, dan berkelanjutan sebagai fondasi kuat kedaulatan pangan kita," pungkas Rizal. (Antara)

Baca Juga: Sah! RI Targetkan Stop Impor Solar Tahun 2026, B50 Jadi Senjata Utama

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB

Antisipasi krisis energi akibat blokade Selat Hormuz, Pemerintah Korea Selatan resmi terapkan sistem ganjil-genap kendar...

news | 12:15 WIB

Ombudsman RI meminta dukungan Komisi II DPR untuk realisasi anggaran pengawasan program prioritas seperti Makan Bergizi ...

news | 11:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Donan, Cilacap. Simak fungsinya untuk pe...

news | 10:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar Rp173 triliun dari Korea Selatan, mencakup sek...

news | 09:15 WIB

Menaker Yassierli tegaskan aturan WFH satu hari seminggu bagi karyawan swasta per 1 April 2026 hanya bersifat imbauan. S...

news | 08:15 WIB

Malaysia resmi berlakukan WFH bagi pegawai pemerintah mulai 15 April 2026 demi hemat BBM. Simak perbandingannya dengan k...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo tiba di Jakarta usai lawatan ke Jepang & Korsel. Membawa komitmen investasi Rp380 triliun dan 10 MoU st...

news | 06:00 WIB