BGN Perketat SOP MBG, Distribusi Makanan Kini Hanya Sampai Depan Pagar Sekolah

Badan Gizi Nasional (BGN) memperbarui standar operasional prosedur (SOP) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membatasi pengantaran makanan hanya sampai luar pagar sekolah. Kebijakan ini diambil sebagai tindak lanjut atas insiden kecelakaan mobi

Elara | MataMata.com
Minggu, 14 Desember 2025 | 10:00 WIB
Siswa siswi SMP 12 Batam sedang menyantap makanan bergizi gratis (MBG) saat jam makan siang di Batam, Kepri (25/9/2025). (ANTARA/Amandine Nadja)

Siswa siswi SMP 12 Batam sedang menyantap makanan bergizi gratis (MBG) saat jam makan siang di Batam, Kepri (25/9/2025). (ANTARA/Amandine Nadja)

Matamata.com - Badan Gizi Nasional (BGN) memperbarui standar operasional prosedur (SOP) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membatasi pengantaran makanan hanya sampai luar pagar sekolah. Kebijakan ini diambil sebagai tindak lanjut atas insiden kecelakaan mobil pengantar MBG yang menabrak 20 siswa dan seorang guru di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa kendaraan pengantar tidak lagi diperbolehkan masuk ke area sekolah demi menjaga keselamatan siswa.

“Usahakan tidak masuk membawa makanan ke halaman. Cukup diantar di depan pagar. Kenapa? Karena meskipun tidak ada upacara, anak-anak itu kan sering lari-lari di halaman,” ujar Nanik melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.


Selain pengaturan lokasi pengantaran, BGN juga memperketat persyaratan pengemudi kendaraan MBG. Menurut Nanik, sopir yang bertugas harus merupakan pengemudi profesional, bukan sopir cabutan maupun individu yang tidak berpengalaman.

“Harus punya SIM, tidak sekadar SIM A, karena SIM A sudah kayak SIM C, asal dapat. Kenapa tidak asal SIM A, supaya dia menguasai pemakaian mobil matic ataupun manual. Dia harus berprofesi sopir,” jelasnya.


Lebih lanjut, Nanik menyampaikan bahwa sopir pengantar MBG wajib memahami rute distribusi, mengenal medan, serta memiliki kepribadian yang baik. Selain itu, sopir tidak boleh memiliki riwayat penyalahgunaan narkoba dan harus berada dalam kondisi sehat secara jasmani maupun rohani.

Ia juga mengingatkan mitra pelaksana agar tidak mengabaikan aspek keselamatan demi efisiensi biaya.

“Saya minta perhatian sama mitra, jangan karena anda mau bayar murah, lalu main cabut saja. Sekarang saya rekomendasikan agar SPPG itu di-suspend dalam waktu yang tidak ditentukan. Nanti kalau ada kejadian, saya pun akan merekomendasikan hal yang sama kepada bapak ibu,” tegasnya.

Dalam pengawasan distribusi MBG, Nanik meminta Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengatur jadwal kerja secara ketat. Akuntan diminta masuk pada pagi hari, Ahli Gizi bertugas mulai pukul 17.00 WIB hingga 01.00 WIB, sementara Kepala SPPG harus hadir sejak pukul 01.00 WIB agar dapat mengawasi proses pengantaran makanan.

Terkait perekrutan, BGN menegaskan bahwa tanggung jawab pemilihan sopir berada di tangan Kepala SPPG bersama mitra dan yayasan. Setiap pergantian sopir pun harus dilakukan sepengetahuan Kepala SPPG.

Baca Juga: Stok Pangan DIY Dipastikan Aman Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Nanik menekankan bahwa seluruh SPPG wajib mematuhi SOP pengantaran MBG. Pelanggaran terhadap prosedur tersebut dapat berujung pada sanksi tegas apabila terjadi insiden serius.

“Operasional SPPG bisa di-suspend, sementara Kepala SPPG yang mengabaikan prosedur juga bisa diberhentikan,” tutup Nanik S. Deyang. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 760 SPPG Program Makan Bergizi Gratis karena tak penuhi sta...

news | 15:39 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh kepala daerah untuk memaksimalkan tindak lanjut atas temua...

news | 14:30 WIB

Presiden Prabowo bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo untuk mempererat hubungan bilateral. Kunjungan ini juga menghasilkan k...

news | 13:15 WIB

Mendagri Tito Karnavian tegaskan dukungan penuh pada program BSPS dan 3 juta rumah. Ia menyebut suksesnya program hunian...

news | 12:00 WIB

KPK beri sinyal segera periksa suami dan anak Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq terkait dugaan aliran dana korupsi...

news | 11:45 WIB

Menbud Fadli Zon menyebut film sebagai cermin identitas dan soft power bangsa pada Hari Film Nasional 2026. Simak komitm...

news | 10:30 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman merasa Garuda layak menang atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026 meski kalah 0-1...

news | 09:15 WIB

OJK optimistis insentif pemerintah untuk industri galangan kapal akan mendorong pertumbuhan premi asuransi marine hull d...

news | 08:15 WIB

Ketua BTN Sumardji mengingatkan John Herdman bahwa chemistry pemain adalah kunci utama jika ingin membawa Timnas Indones...

news | 07:15 WIB

KPK menduga Ketum Kesthuri Asrul Aziz Taba mengalirkan uang 406.000 dolar AS ke Gus Alex dalam kasus korupsi kuota haji ...

news | 06:00 WIB