Belum Bisa Pulang? Mensos Jamin Tenda dan Dapur Umum Pengungsi Sumatera Terus Beroperasi

Mensos Saifullah Yusuf jamin pemanfaatan tenda darurat dan dapur umum bagi korban bencana di Sumatera berlanjut hingga hunian tetap tersedia.

Elara | MataMata.com
Rabu, 28 Januari 2026 | 17:30 WIB
Belum Bisa Pulang? Mensos Jamin Tenda dan Dapur Umum Pengungsi Sumatera Terus Beroperasi

Belum Bisa Pulang? Mensos Jamin Tenda dan Dapur Umum Pengungsi Sumatera Terus Beroperasi

matamata.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa tenda darurat milik pemerintah akan terus disiagakan bagi para penyintas bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Fasilitas ini dipastikan tetap bisa dimanfaatkan secara maksimal selama warga terdampak belum memiliki hunian tetap.

"Tenda Kementerian Sosial masih bisa terus dimanfaatkan seluas-luasnya sesuai kebutuhan di lapangan. Setidaknya hingga warga kembali ke hunian sementara atau hunian tetap yang saat ini sedang dibangun," ujar Saifullah di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Fasilitas pengungsian ini telah digunakan oleh warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda ketiga provinsi tersebut sejak November tahun lalu. Berdasarkan data Kementerian Sosial (Kemensos), saat ini ratusan keluarga masih bertahan di tenda pengungsian, termasuk di Kabupaten Tapanuli Tengah (Kecamatan Tukka) serta Kabupaten Aceh Tamiang.

Selain tempat tinggal sementara, Mensos mengungkapkan bahwa layanan dapur umum dengan kapasitas produksi lebih dari 500 ribu porsi makanan per hari juga tetap beroperasi. Pemanfaatan fasilitas ini akan dievaluasi secara berkala sesuai dinamika kebutuhan di setiap daerah.

"Selama masyarakat masih membutuhkan, kami akan terus melayani dan mendampingi melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah," tegas pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, Kemensos telah menyiapkan anggaran bantuan sosial kebencanaan senilai Rp600 miliar untuk memenuhi kebutuhan harian korban bencana.

Selain itu, pemerintah juga mengalokasikan Rp1,8 triliun untuk bantuan sosial reguler, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) khusus bagi penerima manfaat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

DPR RI bersama lintas kementerian membahas finalisasi Perpres Ojol. Regulasi ini fokus mengawal pembagian tarif 92 perse...

news | 15:51 WIB

PT Danantara Asset Management (DAM), entitas di bawah Danantara Indonesia, resmi mengambil alih empat perusahaan manajer...

news | 15:43 WIB

Majelis Hakim PN Jakarta Timur mengabulkan eksepsi Dokter Tifa. Sidang kasus dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terk...

news | 14:48 WIB

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut Istana belum membahas sosok pengganti Wamentan usai Sudaryo...

news | 14:33 WIB

BNN RI merampas aset Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) kasus narkotika senilai Rp165 miliar. Kepala BNN Komjen Pol Suy...

news | 14:27 WIB