Menkeu: Pembentukan BUMN Baru oleh Danantara Lebih Untung ketimbang Investasi Obligasi

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pembentukan PT Perminas oleh Danantara lebih menguntungkan APBN dibanding investasi obligasi karena mengurangi beban bunga.

Elara | MataMata.com
Kamis, 29 Januari 2026 | 13:15 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Kamis (29/1/2026) (ANTARA/Bayu Saputra)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian Jakarta, Kamis (29/1/2026) (ANTARA/Bayu Saputra)

Matamata.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai pembentukan BUMN baru, PT Perusahaan Mineral Nasional (Perminas), oleh Danantara memberikan keuntungan lebih besar bagi pemerintah. Langkah ini dianggap lebih strategis dibandingkan jika Danantara menempatkan dana kelolaannya pada obligasi negara.

Menurut Purbaya, investasi melalui pembentukan BUMN akan memberikan dampak ekonomi riil yang lebih luas. Di sisi lain, langkah ini mampu mengurangi beban pembayaran bunga yang harus ditanggung APBN akibat penjualan obligasi.

"Danantara punya dana besar. Saya ingat tahun ini ada sekitar Rp166 triliun di Danantara Investment Management (DIM) yang mau diinvestasikan. Kalau masuk ke bond (obligasi) pemerintah lagi, artinya ruang geraknya masih terbatas," ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (29/1).

Ia menjelaskan, jika Danantara membeli obligasi pemerintah, maka negara tetap berkewajiban membayar kupon atau bunga kepada Danantara. Padahal, dana tersebut pada dasarnya bersumber dari lingkup pemerintah sendiri. Oleh karena itu, pembentukan PT Perminas dinilai sebagai langkah yang jauh lebih efisien.

"Tentu lebih untung. Kalau investasi ke obligasi, saya (pemerintah) membayar bunga untuk uang yang dulunya punya saya juga. Jika Danantara membentuk BUMN, itu langsung menggerakkan ekonomi. Justru itu yang diharapkan dari kehadiran Danantara," tegas Menkeu.

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa pengelolaan tambang emas Martabe yang selama ini dipegang PT Agincourt Resources akan dialihkan ke PT Perminas.

“Dialihkan ke Perminas. Jadi ada Perusahaan Mineral Nasional yang baru kami bentuk,” ujar Dony dalam acara bertajuk “Danantara: Menggerakkan Raksasa, Menyalakan Mesin Ekonomi Indonesia” di Jakarta, Rabu (28/1).

Dony menegaskan bahwa Perminas merupakan entitas yang berbeda dari holding industri pertambangan MIND ID. Pengalihan ini bertujuan agar aset dan lini bisnis strategis tersebut berada langsung di bawah struktur koordinasi Danantara guna percepatan pertumbuhan ekonomi. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mahkamah Konstitusi (MK) RI resmi menolak permohonan uji materi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undan...

news | 14:45 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengimbau warga tidak panic buying. Stok BBM nasional dipastikan...

news | 13:30 WIB

KPK menyebut sistem pengadaan barang dan jasa Pemkab Rejang Lebong rentan korupsi dengan skor MCP hanya 61. Simak detail...

news | 13:13 WIB

Anggota Komisi XI DPR RI, Eric Hermawan, menilai gagasan menjadikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai cabang kekuasaan...

news | 12:29 WIB

Komisi III DPR kecam penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Sebut aksi ini sebagai perlawanan terha...

news | 12:26 WIB

Baznas RI cetak rekor pengumpulan Zakat Istana 2026 sebesar Rp4,3 miliar. Presiden Prabowo, Wapres Gibran, dan jajaran m...

news | 12:21 WIB

Mendag Budi Santoso meninjau Pasar Rawasari dan memastikan harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan daging ay...

news | 09:30 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mempercepat proyek Blok Masela senilai Rp339 triliun. Pemerintah targetkan tender EPC dimu...

news | 08:45 WIB

PT Jasamarga Transjawa Tol berikan diskon tarif tol 30% hingga 46% untuk mudik Lebaran 2026. Cek jadwal, rute Jakarta-Se...

news | 07:15 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Kemen ESDM menjamin stok BBM serta LPG di Sulawesi aman terkendali menjelang Idul Fitri 1447 H...

news | 06:00 WIB