Asintel Danpaspampres Kolonel Inf Mulyo Junaidi. ANTARA/HO-Kodim 0602 Serang
Matamata.com - Asisten Intelijen Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Asintel Danpaspampres), Kolonel Infanteri Mulyo Junaidi, angkat bicara menjelaskan isi rekaman video viral yang menampilkan anggota Paspampres saat bertugas di London, Inggris.
Video tersebut merekam momen saat anggota Paspampres mengawal lawatan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, anggota Paspampres tampak menerima protes dari sejumlah warga saat diminta bergeser guna sterilisasi lokasi pengamanan.
Kolonel Mulyo menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi mendalam dan mengecek keterangan anggota yang bersangkutan. Hasilnya, tindakan tersebut dinyatakan telah sesuai dengan standar prosedur operasional (SOP).
"Dapat kami sampaikan bahwa yang bersangkutan telah menjalankan tugas pengamanan Kepala Negara sesuai dengan standar prosedur operasional (SOP) yang berlaku," tegas Kolonel Mulyo dalam keterangan resminya, Kamis (29/1).
Lebih lanjut, Mulyo menilai tindakan maupun ucapan anggotanya dalam video tersebut bersifat proporsional.
Dalam tayangan itu, sang prajurit merespons protes warga dengan tetap tersenyum sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.
"Paspampres mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan, dan berkomitmen untuk terus menjamin keselamatan Kepala Negara sesuai ketentuan," tambahnya.
Sebagaimana diatur dalam undang-undang, Presiden Prabowo selalu didampingi oleh Grup A Paspampres dalam setiap lawatan luar negeri.
Paspampres sendiri merupakan satuan elite TNI yang terdiri dari prajurit terbaik berbagai matra, termasuk Denjaka (TNI AL), Satbravo 90 (TNI AU), dan Kopassus (TNI AD).
Baca Juga: Bantah Isu BUMN Rugi, Danantara Bidik Keuntungan Hingga Rp350 Triliun
Tugas utama pasukan ini adalah memberikan perlindungan fisik secara langsung dan jarak dekat kepada Presiden, Wakil Presiden, serta keluarga inti mereka guna memastikan keamanan dan keselamatan simbol negara. (Antara)