Presiden Prabowo Kirim Surat Duka Cita atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei

Presiden Prabowo Subianto mengirim surat duka cita resmi atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. RI desak langkah diplomasi redam konflik.

Elara | MataMata.com
Kamis, 05 Maret 2026 | 06:15 WIB
Menteri Luar Negeri Sugiono berbincang dengan Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi seperti diunggah dalam Instagram Sekretariat Kabinet yang dikutip di Jakarta, Kamis (5/3/2026). ANTARA/Instagram/sekretariat.kabinet

Menteri Luar Negeri Sugiono berbincang dengan Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi seperti diunggah dalam Instagram Sekretariat Kabinet yang dikutip di Jakarta, Kamis (5/3/2026). ANTARA/Instagram/sekretariat.kabinet

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto mengirimkan surat duka cita resmi sebagai pernyataan belasungkawa atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Surat tersebut ditujukan kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menjelang prosesi pemakaman yang direncanakan berlangsung di kota suci Mashhad.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi bahwa surat tersebut merupakan bentuk empati mendalam dari pemerintah Indonesia atas gugurnya pemimpin Iran tersebut dalam serangan militer awal Maret 2026.

"Menjelang pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran di Mashhad, Presiden Prabowo Subianto menulis surat duka cita atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei yang gugur dalam serangan militer," ujar Teddy di Jakarta, Kamis (5/3).

Pertemuan Diplomatik Surat resmi tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi. Dalam pertemuan tersebut, Menlu Sugiono dan Dubes Boroujerdi membahas eskalasi situasi di Timur Tengah yang kian memanas pascaserangan militer ke Iran.

Melalui unggahan di akun resmi @sekretariat.kabinet, terlihat momen Menlu Sugiono berjabat tangan dengan Dubes Boroujerdi sebagai simbol solidaritas diplomatik.

Desakan De-eskalasi Selain menyampaikan duka cita, Menlu Sugiono menekankan posisi tegas Indonesia terhadap situasi global saat ini. Indonesia mendesak semua pihak untuk menghormati hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Pemerintah Indonesia mendesak langkah-langkah diplomasi segera diambil demi meredakan eskalasi yang terjadi di kawasan Teluk Persia," tegas Sugiono dalam pertemuan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah Ayatollah Ali Khamenei akan dimakamkan di Mashhad, kota terbesar kedua di Iran yang juga merupakan tempat peristirahatan terakhir ayahandanya.

Pemakaman ini dilakukan menyusul situasi darurat setelah serangan sepihak yang memicu ketegangan militer di kawasan tersebut. (Antara)

Baca Juga: Bapanas Resmi Salurkan Beras SPHP 2026, Targetkan 828 Ribu Ton Hingga Akhir Tahun

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Bapanas resmi mendistribusikan 828 ribu ton beras SPHP 2026 mulai Maret. Cek aturan baru kemasan 2 kg dan daftar harga e...

news | 05:55 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka ingatkan siswa di Rancaekek agar tidak ketergantungan pada AI dan tetap asah nalar kritis ...

news | 15:15 WIB

Momen bersejarah di Istana Merdeka: Presiden Prabowo dan Wapres Gibran kumpulkan Jokowi, SBY, JK, hingga elite parpol un...

news | 14:21 WIB

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) capai 61,2 juta penerima per Februari 2026. Menko Pangan siapkan Command Center dan s...

news | 13:15 WIB

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak upayakan relaksasi hotel di Arab Saudi dan tiket murah Garuda Indonesia bagi jemaah um...

news | 12:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons eskalasi konflik bersenjata di Timur Tengah. Menteri Luar Negeri Sugi...

news | 11:30 WIB

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman tegaskan anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 sudah final dalam APBN. Seluruh fra...

news | 10:45 WIB

Menko Kumham Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra usulkan penggabungan suara partai di akhir Pemilu untuk ce...

news | 09:30 WIB

Indonesia kantongi fasilitas tarif 0% untuk ekspor pertanian ke Amerika Serikat. Simak daftar komoditas unggulan seperti...

news | 08:30 WIB

Presiden Prabowo kumpulkan tokoh bangsa bahas geopolitik Timur Tengah. Menlu Sugiono siapkan evakuasi WNI dan tawarkan R...

news | 07:15 WIB