Indonesia Teken Deklarasi Perlindungan Personel Kemanusiaan di PBB

Indonesia bersama delapan negara menandatangani Deklarasi Perlindungan Personel Kemanusiaan di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Minggu (22/9).

Elara | MataMata.com
Senin, 22 September 2025 | 09:15 WIB
Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu) Sugiono saat berbicara pada acara Deklarasi Perlindungan Pekerja Kemanusiaan di North Lawn, Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di Manhattan, New York, Amerika Serikat, Minggu (21/9/2025). (ANTARA/Kuntum Riswan)

Menteri Luar Negeri Indonesia (Menlu) Sugiono saat berbicara pada acara Deklarasi Perlindungan Pekerja Kemanusiaan di North Lawn, Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di Manhattan, New York, Amerika Serikat, Minggu (21/9/2025). (ANTARA/Kuntum Riswan)

Matamata.com - Indonesia bersama delapan negara menandatangani Deklarasi Perlindungan Personel Kemanusiaan di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat, Minggu (22/9).

Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono bersama menlu Australia, Brasil, Kolombia, Jepang, Yordania, Sierra Leone, Swiss, dan Inggris. Deklarasi tersebut bertujuan melindungi pekerja kemanusiaan sebelum, selama, dan setelah konflik, sekaligus menegakkan hukum kemanusiaan internasional dan hukum hak asasi manusia internasional.

“Hari ini kita memiliki sebuah deklarasi yang siap untuk ditandatangani. Namun tanggung jawab kita tidak berhenti pada saat penandatanganan itu. Kita harus berkomitmen untuk pelaksanaannya yang penuh dan efektif,” ujar Menlu Sugiono dalam sambutannya.

Sugiono menyoroti banyaknya korban jiwa di kalangan pekerja kemanusiaan. Ia mencontohkan di Gaza, di mana lebih dari satu dari setiap 50 staf UNRWA gugur, angka tertinggi dalam sejarah PBB.

“Angka-angka ini bukan statistik belaka. Setiap personel kemanusiaan yang gugur adalah individu luar biasa yang mengorbankan hidupnya untuk kemanusiaan,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa pengorbanan para pekerja kemanusiaan menjadi pengingat bahwa pekerjaan mereka bukan hanya mulia, tetapi juga berbahaya, serta menegaskan pentingnya tanggung jawab kolektif dunia dalam melindungi mereka.

Menurut Sugiono, kehormatan terbesar yang dapat diberikan kepada para personel kemanusiaan yang gugur adalah memperkuat komitmen terhadap perdamaian, kerja sama internasional, dan kepatuhan pada prinsip-prinsip kemanusiaan.

“Kita juga harus bekerja bersama untuk memastikan akuntabilitas, menghentikan impunitas, dan mengakhiri standar ganda. Indonesia siap berkontribusi, dan kami berharap Anda bergabung dalam upaya penting ini,” katanya.

Deklarasi Perlindungan Personel Kemanusiaan disusun sebagai respons atas meningkatnya serangan, kekerasan, penahanan sewenang-wenang, serta maraknya misinformasi dan disinformasi yang menargetkan organisasi kemanusiaan.

Dokumen tersebut menyepakati empat langkah utama, yakni menghormati hukum kemanusiaan internasional, menjamin akses kemanusiaan, menyelaraskan tindakan, serta memperkuat akuntabilitas dan keadilan.

Baca Juga: Komisi III Desak KPK Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji

Sebagai tindak lanjut, akan dibentuk Kelompok Pertemanan Perlindungan Personel Kemanusiaan di Jenewa untuk memperkuat koordinasi, advokasi, pertukaran praktik baik, dan aksi kolektif. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tig...

news | 15:15 WIB

Iran meluncurkan serangan rudal dan UAV besar-besaran ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Bahra...

news | 14:15 WIB

Otorita IKN (OIKN) memprioritaskan pembangunan gedung legislatif dan yudikatif pada 2026. Simak target pemindahan 4.000 ...

news | 13:15 WIB

Antisipasi krisis energi akibat blokade Selat Hormuz, Pemerintah Korea Selatan resmi terapkan sistem ganjil-genap kendar...

news | 12:15 WIB

Ombudsman RI meminta dukungan Komisi II DPR untuk realisasi anggaran pengawasan program prioritas seperti Makan Bergizi ...

news | 11:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meresmikan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Kelurahan Donan, Cilacap. Simak fungsinya untuk pe...

news | 10:23 WIB

Presiden Prabowo Subianto berhasil mengantongi komitmen investasi sebesar Rp173 triliun dari Korea Selatan, mencakup sek...

news | 09:15 WIB

Menaker Yassierli tegaskan aturan WFH satu hari seminggu bagi karyawan swasta per 1 April 2026 hanya bersifat imbauan. S...

news | 08:15 WIB

Malaysia resmi berlakukan WFH bagi pegawai pemerintah mulai 15 April 2026 demi hemat BBM. Simak perbandingannya dengan k...

news | 07:15 WIB

Presiden Prabowo tiba di Jakarta usai lawatan ke Jepang & Korsel. Membawa komitmen investasi Rp380 triliun dan 10 MoU st...

news | 06:00 WIB