DPR Bahas Manajemen Royalti, Ariel Noah hingga Vina Panduwinata Hadir di Parlemen

DPR RI menggelar rapat konsultasi bersama sejumlah musisi ternama, mulai dari Ariel Noah hingga Vina Panduwinata, untuk membahas manajemen royalti serta perlindungan karya cipta dan hak cipta di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (21/8).

Elara | MataMata.com
Kamis, 21 Agustus 2025 | 13:57 WIB
Sejumlah musisi mengikuti rapat DPR RI membahas royalti hak cipta di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (21/8/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Sejumlah musisi mengikuti rapat DPR RI membahas royalti hak cipta di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (21/8/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)

Matamata.com - DPR RI menggelar rapat konsultasi bersama sejumlah musisi ternama, mulai dari Ariel Noah hingga Vina Panduwinata, untuk membahas manajemen royalti serta perlindungan karya cipta dan hak cipta di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (21/8).

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad itu berlangsung di ruang Komisi XIII DPR RI, dengan turut menghadirkan Wakil Menteri Hukum Eddy Hiariej beserta jajarannya.

“Oleh karena itu untuk kemudian biar semua bersuara dan juga kemudian menyampaikan aspirasinya supaya kita juga mendapatkan satu keputusan pada hari ini tentang bagaimana memecahkan dinamika yang pada saat ini terjadi,” kata Dasco saat membuka rapat.

Selain Ariel dan Vina, hadir pula sejumlah musisi lain seperti Sammy Simorangkir, Marcell Siahaan, Satrio Yudi Wahono (Piyu Padi), hingga Cholil Mahmud (Efek Rumah Kaca). Beberapa anggota DPR yang juga musisi turut hadir, di antaranya Ahmad Dhani, Once Mekel, dan Melly Goeslaw.

Dasco menuturkan, terdapat beberapa hal yang perlu disesuaikan dengan Undang-Undang Hak Cipta. Kementerian Hukum, kata dia, sudah berkoordinasi dengan DPR RI mengenai penyesuaian tersebut. Namun, menurutnya, hal itu belum cukup karena perkembangan zaman menuntut revisi lebih lanjut.

“Ketika UU Hak Cipta itu nanti akan selesai, bagaimana bentuk, apakah LMK atau LMKN itu bentuknya seperti yang direncanakan sekarang atau berubah sesuai kesepakatan, itu akan kita sesuaikan,” ujar Dasco. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Konferensi Tinjauan ke-11 Perjanjian Nuklir NPT berakhir tanpa kesepakatan. Sekjen PBB Antonio Guterres ungkap kekecewaa...

news | 13:57 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia berhasil mencapai swasembada pangan di tengah konflik geopolitik global s...

news | 13:53 WIB

Presiden Prabowo Subianto dengan tegas meminta Kabinet Merah Putih menghentikan pembangunan kantor mewah dan mengalihkan...

news | 13:51 WIB

China kritik keras rencana Jepang menaikkan anggaran pertahanan hingga 5 persen PDB dan menolak pengerahan sistem rudal ...

news | 13:47 WIB

Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung panen raya udang di BUBK Kebumen dengan Maung Garuda. Proyek strategis ini s...

news | 11:45 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah memperkuat literasi digital dan mengaudit pemblokiran situs judi online s...

news | 13:27 WIB

Kementerian ESDM mencatat PNBP sektor minerba tembus Rp56 triliun per 15 Mei 2026 berkat hilirisasi proyek smelter Freep...

news | 13:24 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) merespons langsung demonstrasi JMI terkait dugaan penyimpangan pengadaan Program Makan Bergizi...

news | 13:18 WIB

Komisi I DPR RI mengapresiasi langkah cepat Kemlu RI dan pemerintah Turki dalam membebaskan 9 WNI relawan kemanusiaan Ga...

news | 12:00 WIB

Kementerian HAM menyiapkan program beasiswa peliputan dan penguatan perlindungan bagi jurnalis sepanjang 2026 demi mengi...

news | 11:32 WIB